Stroke Juga Bisa Menyerang Usia Produktif, Ini Penjelasannya

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Sabtu, 24 Februari 2018 | 17:00 WIB
Stroke Juga Bisa Menyerang Usia Produktif, Ini Penjelasannya
Diskusi kampanye Strike Back at Stroke di Neo Soho Mall, Jakarta, Sabtu (24/2/2018). [Suara.com/Firsta Putri Nodia]

Suara.com - Stroke kerap dikaitkan dengan penyakit yang menyerang para lansia. Namun faktanya, stroke juga bisa dialami orang dewasa pada usia produktif seperti 30-an. Kok bisa, ya?

Disampaikan dr Adin Nulkhasanah, Sps, MARS, Ketua Yayasan Indonesia Stroke Society, kasus kejadian stroke pada orang berusia di bawah 40 tahun trennya semakin meningkat. Alasannya, ia menjelaskan, pola gaya hidup tak sehat seperti kurang aktif, merokok, juga konsumsi makanan tinggi garam dan lemak, banyak dijalani masyarakat saat ini.

"Kenapa semakin banyak pada usia yang cenderung muda, itu karena pola hidup. Jadi sekarang stroke tidak harus menunggu tua. Kapan pun usianya bisa terserang stroke jika pola hidupnya tak sehat," ujar dr Adin pada kampanye "Strike Back at Stroke" di Neo Soho Mall, Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

Adin menambahkan, tren penggunaan gawai yang juga semakin meningkat, pun turut berkontribusi memicu stroke lebih awal. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat lebih peduli untuk menjaga pola hidup dan rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

"Orang sekarang lebih banyak duduk. Senang main gadget, terus nggak aware kalau ternyata dirinya mengidap hipertensi yang menjadi faktor risiko stroke," tambah dia.

Ia menambahkan, untuk mengampanyekan bahaya stroke dan pentingnya upaya pencegahan ke masyarakat terutama anak-anak muda, makanya Indonesia Stroke Society, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), PT Kalbe Farma Tbk bersama Central Park dan Neo Soho Mall menyelenggarakan kampanye mengenai pencegahan hingga penanganan stroke dengan tema “Strike Back at Stroke” di Tribeca Park, Central Park Mall.

"Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 24 dan 25 Februari 2018 ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stroke, mulai dari faktor risiko, pencegahan hingga penanganannya, secara lebih sederhana dan menarik," tambah dr Adin.

Dalam kesempatan yang sama, Michael Buyung, Direktur Farma PT Kalbe Farma Tbk, mengatakan bahwa pihaknya turut berkomitmen meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya terhadap penyakit stroke, melalui obat dan produk nutrisi kesehatan yang berkualitas, Peptibren.

"Bahkan tahun lalu, kami baru saja meluncurkan Peptibren, yang adalah nutrisi khusus berupa nutrisi cair yang diformulasikan bagi pasien stroke dan gangguan neurologis," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Pendek Berisiko Terkena Stroke Saat Dewasa?

Anak Pendek Berisiko Terkena Stroke Saat Dewasa?

Health | Minggu, 18 Februari 2018 | 13:09 WIB

Pada Lansia Operasi Jantung Bisa Picu Stroke

Pada Lansia Operasi Jantung Bisa Picu Stroke

Health | Selasa, 30 Januari 2018 | 14:18 WIB

Jangan Abaikan, Migrain Bisa Berisiko Stroke

Jangan Abaikan, Migrain Bisa Berisiko Stroke

Health | Minggu, 07 Januari 2018 | 11:37 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×