Kompres Dingin Bukan Cara Tepat Menurunkan Demam

Vania Rossa

Selasa, 06 Maret 2018 | 08:43 WIB
Kompres Dingin Bukan Cara Tepat Menurunkan Demam
Ilustrasi anak demam dikompres. (Shutterstock)

Suara.com - Kompres dingin sering jadi andalan para orangtua untuk menurunkan demam anak. Padahal, kompres dingin tidak efektif menurunkan suhu tubuh saat anak demam. Suhu tubuh memang akan berpindah dari yang suhu yang lebih tinggi ke suhu yang lebih rendah. Tetapi, saat anak dikompres dingin, pori-porinya justru akan tertutup sehingga menghambat berpindahnya suhu tubuh.

Saat dikompres dingin, suhu tubuh memang seolah-olah turun dengan cepat. Tapi, begitu kompres dingin dihentikan, suhu tubuh akan kembali naik. Hal ini akibat kerja salah satu bagian otak tepat, tepatnya di hipotalamus, yang berfungsi pengatur suhu. Pusat pengatur suhu di otak ini menerima sinyal bahwa suhu di sekitar sedang dingin, dan tubuh harus segera dihangatkan.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara tepat menurunkan demam? Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi demam, baik pada anak maupun orang dewasa.

1. Ukur suhu tubuh
Mengukur suhu tubuh dengan termometer merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan. Tujuannya, untuk mendapatkan suhu tubuh akurat sehingga Anda dapat mengambil langkah tepat dalam menangani demam. Anak dikatakan demam bila suhu tubuhnya melebihi 37,5 derajat celsius.

2. Lakukan upaya penurunan demam
Anda bisa memberikan obat penurun panas. Tapi kalau memberi obat bukanlah pilihan pertama Anda, pastikan saja anak yang sedang demam mendapat banyak cairan dan cukup istirahat.

Kemudian, upaya lain yang bisa dilakukan adalah memandikan atau membasuh tubuh anak dengan air hangat. Ini termasuk mengompresnya dengan air hangat, ya. Tapi satu hal yang perlu Anda ingat, jangan mengompres di dahi seperti kebiasaan para orangtua selama ini. Yang benar adalah mengompres di area lipatan-lipatan tubuh, seperti ketiak, lipatan paha, atau belakang lutut.

3. Pemantauan demam
Demam yang berlangsung selama lebih dari satu hari, semakin tinggi, atau disertai dengan kondisi yang semakin buruk, sebaiknya harus segera di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan lebih lanjut oleh dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alami Demam, Jangan Buru-Buru Konsumsi Antibiotik!

Alami Demam, Jangan Buru-Buru Konsumsi Antibiotik!

Health | Selasa, 14 November 2017 | 20:10 WIB

Demam Disertai Bintik Merah, Gejala Apa?

Demam Disertai Bintik Merah, Gejala Apa?

Health | Senin, 03 Juli 2017 | 19:04 WIB

Anak Sering Kejang Saat Demam, Waspadai Epilepsi

Anak Sering Kejang Saat Demam, Waspadai Epilepsi

Health | Senin, 29 Juni 2015 | 12:33 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×