Alami Demam, Jangan Buru-Buru Konsumsi Antibiotik!

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 14 November 2017 | 20:10 WIB
Alami Demam, Jangan Buru-Buru Konsumsi Antibiotik!
Ilustrasi perempuan sedang demam. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini orang kerap buru-buru memeriksakan kondisinya ke dokter saat mengalami demam. Bahkan sebagian orang memilih untuk mengonsumsi antibiotik penurun demam tanpa resep dokter.

Padahal demam merupakan kondisi dimana suhu tubuh meningkat sebagai respon adanya infeksi virus atau bakteri di dalam tubuh. Penyebab pasti dari demam harus diketahui untuk menentukan pengobatan yang tepat.

Mariyatul Qibtyah dari Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba mengatakan bahwa konsumsi antibiotik yang tak tepat guna dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat yang mengalami demam lebih dari tiga hari melakukan tes darah di laboratorium sehingga dapat diketahui penyebab dari demam yang dialaminya.

"Kalau demam tidak turun hingga tiga hari maka lakukan tes laboratorium. Kalau sel darah putih meningkat bisa curiga karena infeksi bakteri, dan pemberian antibiotik bisa dilakukan. Sebaliknya kalau cek lab semua normal berarti penyebabnya virus dan tidak perlu dikasi antibiotik," ujar Mariyatul pada Peringatan Pekan Kesadaran Resistensi Antibiotik di Kementerian Kesehatan, Selasa (14/11/2017).

Selain demam, penyakit lain yang sebaiknya tak diatasi dengan antibiotik adalah batuk dan flu. Dokter spesialis farmakolog, Masfar Salim, Ms dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia mengatakan bahwa ketika mengalami batuk dan flu, sebaiknya seseorang mengistirahatkan tubuhnya sembari memperbanyak konsumsi sayur dan buah.

Obat-obatan pereda flu dan batuk yang dijual bebas juga boleh dikonsumsi. Jika tiga hari kondisi tak juga membaik, baru, kata dia, pasien bisa memeriksakan kondisinya ke dokter.

Pasalnya jika disebabkan oleh virus, biasanya dalam waktu kurang dari tiga hari gejala batuk dan flu akan mereda.

"Sedikit banyak sudah memfilter kalau sakit flu murni karena virus ada perbaikan selama tiga hari. Karena dari pihak dokter juga tidak semuanya paham harus meresepkan antibiotik pada tahap mana, mau cepat sehingga langsung diresepkan antibiotik. Ini berbahaya sekali karena bakteri bisa resisten," tambah Salim.

Resistensi antibiotik memang menjadi penyebab kasus kematian yang tak sedikit, yakni mencapai 700 ribu kasus dalam kurun waktu setahun pada 2013.

Dirjen Farmakes Kementerian Kesehatan, Maura Linda Sitanggang mengatakan pihaknya mendorong pada tenaga kesehatan baik dokter sebagai pemberi resep dan apoteker untuk memberikan antibiotik secara tepat guna kepada pasien. Ia juga mengimbau pada masyarakat agar tak mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter dan menyimpannya sebagai obat cadangan di rumah.

"Kalau diberi antibiotik harus dihabiskan dan dosisnya harus sesuai. Kalau tidak mikroba dalam tubuh akan kebal terhadap obat tersebut. Dikhawatirkan ketika bakteri kebal dengan banyak antibiotik maka pasien tidak bisa diobati dengan antibiotik apapun dan berujung pada kematian," pungkas Maura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Triclosan Ternyata Sebabkan Resistensi pada Antibiotik

Awas! Triclosan Ternyata Sebabkan Resistensi pada Antibiotik

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 11:12 WIB

Peneliti Kembangkan Antibiotik yang Terinspirasi dari Komodo

Peneliti Kembangkan Antibiotik yang Terinspirasi dari Komodo

Health | Selasa, 18 April 2017 | 12:15 WIB

Temukan Antibiotik Alami di Dapur Anda!

Temukan Antibiotik Alami di Dapur Anda!

Health | Senin, 27 Februari 2017 | 18:38 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB