Remaja Ini Terkena Stroke Akibat Konsumsi Pil Kontrasepsi

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 03 April 2018 | 21:00 WIB
Remaja Ini Terkena Stroke Akibat Konsumsi Pil Kontrasepsi
Ilustrasi stroke ringan (Foto: shutterstock)

Suara.com - Bagi Grace Russell, stroke adalah penyakit yang identik terjadi pada orang tua. Tapi siapa sangka, ia harus berjuang untuk sembuh dari penyakit ini di usia 17 tahun, ketika teman-teman sebayanya sedang asyik bersosialisasi dan bersenang-senang.

Grace mengalami sakit kepala selama beberapa minggu sebelum serangan stroke datang, tetapi ia tidak memeriksakan diri ke dokter karena merasa itu hanyalah faktor stres yang dialaminya.

Grace bercerita bahwa ia bangun pada Minggu pagi dengan gejala mirip flu dan ketidakmampuan mendadak untuk memusatkan penglihatannya dengan benar.

"Dan ketika saya pergi ke gym, saya tiba-tiba tidak bisa merasakan bagian tubuh sebelah kanan saya," katanya. Grace pun menelepon ibunya dan menyuruhnya datang untuk menjemput."

Ingatan terakhir Grace adalah tentang orangtuanya yang tiba dan ibunya memanggil namanya. Grace dibawa ke ruang gawat darurat, dalam kondisi tidak bisa membaca kalimat dan berkata-kata.

"Hasil scan MRI mengungkapkan bahwa saya mengalami perdarahan dan ada gumpalan darah di otak saya," kata Grace. "Saya menjerit kesakitan."

Di rumah sakit, dokter mengatakan sudah terlambat untuk memberikan obat penghilang gumpalan darah. Mereka harus melakukan kraniotomi, mengeluarkan sepertiga tengkoraknya agar otaknya yang membengkak mendapat ruang yang cukup. Dia juga menjalani tracheostomy dan koma selama 11 hari. Dia hanya memiliki peluang bertahan hidup sebanyak 20 persen.

Ketika bangun, Grace tidak bisa menggerakkan sisi kanan tubuhnya. "Aku tidak bisa membaca, menulis, berbicara," katanya. "Pikiranku baik-baik saja, tapi tubuhku tidak bekerja sama. Aku terjebak dalam pikiranku," katanya seperti dilansir dari laman Prevention.

Grace dipulangkan dua bulan kemudian, dan setahun kemudian, ahli bedah menaruh plat titanium di kepalanya.

Grace yang saat ini berusia 25 tahun menderita sindrom pasca stroke, di mana saraf di punggungnya mengirimkan sinyal rasa sakit ke otaknya. "Rasa sakitnya sangat menyiksa," katanya.

Dia mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang kuat, tetapi menderita efek samping termasuk kehilangan nafsu makan dan sakit kepala. "Tanpa obat-obatan, saya tidak akan bisa berjalan atau pergi bekerja," kata Grace, yang meski telah mengonsumsi 12 tablet sehari dan tidur selama 18 jam tetapi masih kerap merasa lelah.

PASCA STROKE
Sejak serangan itu, Grace merasa seperti wanita berusia 90 tahun. Ia harus berjuang melawan depresi. "Ini telah mengubah kepribadian saya," katanya.

Salah satu bagian tersulit adalah melihat teman-temanmu melanjutkan kehidupan normal mereka, sementara dia sendiri menderita. "Aku merasa seperti tubuhku mengkhianatiku. Aku sangat marah dan kesal, terbaring di tempat tidur rumah sakitku dan menangis. Aku bertanya, 'kenapa aku?' dan 'apa yang sudah saya lakukan sehingga harus mengalami ini?'"

KONTRASEPSI DAN RISIKO STROKE
Grace kemudian mengetahui bahwa dia memiliki mutasi gen yang membuatnya lebih rentan terhadap pembekuan darah, dan karena itu berisiko terkena stroke. Dan, pil kontrasepsi yang rutin dikonsumsinya sejak remaja ternyata meningkatkan risiko pembekuan darah, demikian dikatakan dokter yang menangani Grace waktu itu.

"Saya membaca brosur pil kontrasepsi yang menyebut-nyebut soal trombosis, tetapi saya tidak tahu apa itu. Dan katanya, hal itu hanya terjadi pada 1 di antara 5 juta perempuan, membuat saya mengabaikannya," kata Grace.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Deman Berdarah Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

Awas! Deman Berdarah Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

Health | Rabu, 14 Maret 2018 | 20:20 WIB

Wow, Rutin Makan Keju Ternyata Bisa Cegah Stroke

Wow, Rutin Makan Keju Ternyata Bisa Cegah Stroke

Lifestyle | Senin, 05 Maret 2018 | 09:27 WIB

Ingat, "Periode Emas" Tangani Stroke Cuma 4,5 Jam

Ingat, "Periode Emas" Tangani Stroke Cuma 4,5 Jam

Health | Sabtu, 24 Februari 2018 | 18:26 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB