Sakit Kepala Saat Bangun Pagi, Ini Lima Penyebabnya

Ririn Indriani

Selasa, 17 April 2018 | 08:16 WIB
Sakit Kepala Saat Bangun Pagi, Ini Lima Penyebabnya
Ilustrasi sakit kepala saat bangun pagi. (Shutterstock)

2. Kurang tidur
Kurang tidur akan meningkatkan hormon stres (kortisol dan adrenalin) yang dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.

Kurang tidur juga meningkatkan jumlah hormon tiroid dalam tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan gangguan aliran darah yang keluar dari jantung.

Hal ini menyebabkan otot jantung bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Pada akhirnya, semua respon berantai ini bisa menyebabkan sakit kepala di pagi hari.

Beberapa gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea, dan bruxism (kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur) juga bisa membuat Anda sulit tidur nyenyak. Hal ini bisa semakin memperburuk keluhan sakit kepala saaat bangun pagi.

3. Salah bantal
Salah bantal bisa menyebabkan sakit leher dan kaku seperti tidak bisa digerakkan ke kanan atau kiri. Rasa sakitnya bahkan bisa menjalar ke bahu. Salah bantal bisa terjadi ketika otot Anda terlalu tegang sehingga teriritasi atau robek akibat menggunakan bantal tinggi.

Selain itu, leher dan kepala Anda mungkin tertahan dalam posisi yang sama untuk waktu lama selama Anda tidur. Secara umum, keluhan nyeri leher biasanya akan sembuh sendiri dalam beberapa hari.

Untuk menyiasatinya, gunakanlah bantal yang tepat untuk mendukung posisi tidur Anda. Jika bantal Anda sudah kempes, ganti dengan yang baru.

4. Berhenti minum kopi
Bila Anda terbiasa minum kopi secara teratur dan tiba-tiba berhenti minum kopi, bisa menyebabkan sakit kepala setelah bangun tidur.

Pasalnya, kafein yang terkandung dalam kopi dapat merangsang sistem saraf otak untuk melebarkan pembuluh darah.

baca juga

Menghentikan asupan kafein secara tiba-tiba akan mengecilkan pembuluh darah di otak. Akibatnya semakin sedikit darah yang mengalir dari jantung ke otak, sehingga menyebabkan sakit kepala.

Cara terbaik adalah dengan mengurangi porsi kopi yang Anda konsumsi selama sehari secara perlahan dalam satu atau dua minggu.

5. Kondisi serius
Jika keluhan sakit kepala Anda tidak kunjung hilang setelah diobati dan bukan disebabkan oleh penyebab yang telah diuraikan, mungkin penyebabnya adalah sesuatu yang lebih serius.

Kanker otak sering menyebabkan sakit kepala parah yang berkelanjutan, terutama di pagi hari. Ini adalah akibat adanya peningkatan tekanan otak selama berbaring di tempat tidur dalam jangka waktu lama.

Kemudian, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) juga menunjukkan gejala yang sama. PPOK membuat Anda sulit bernapas dengan baik. Akibatnya, karbon dioksida menumpuk di dalam tubuh dan mengalir ke otak (bukannya oksigen). Asupan karbon dioksida dapat menyebabkan sakit kepala.

Selain itu, kadar gula darah rendah pada malam hari yang dialami pasien diabetes juga bisa menyebabkan sakit kepala ketika bangun pagi.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya dan pengobatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Migrain Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Studi: Migrain Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Minggu, 04 Februari 2018 | 10:48 WIB

Sering Migrain, Waspada Penyakit Kardiovaskular Menyerang

Sering Migrain, Waspada Penyakit Kardiovaskular Menyerang

Health | Sabtu, 03 Februari 2018 | 11:39 WIB

Fakta Menarik tentang Orang yang Bangun Pagi

Fakta Menarik tentang Orang yang Bangun Pagi

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 07:57 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

×