Ini Efek Soda Terhadap Ginjal

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 17 April 2018 | 17:00 WIB
Ini Efek Soda Terhadap Ginjal
Ilustrasi minuman bersoda, karbonasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan dari kita sering tak bisa menolak meneguk sekaleng soda dingin yang menyegarkan, terutama di hari yang terik.

Namun, tahukah Anda jika minuman bergula dengan sensasi rasa 'nyes' ini berbahaya bagi ginjal? Ya, fakta ini mungkin sudah tak lagi menjadi rahasia bagi Anda. Tetapi seberapa besar kerugian yang soda dapat sebabkan untuk ginjal? Berikut jawabannya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Osaka, Jepang, meneliti sekitar 8.000 orang dengan fungsi ginjal normal. Selama penelitian, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama meminum satu soda setiap hari, kelompok kedua menikmati dua kaleng soda setiap hari, sementara kelompok ketiga tidak minum minuman bersoda sama sekali.

Setelah tiga tahun, lebih dari 10 persen orang yang minum dua soda setiap hari mengalami proteinuria, kondisi ditemukannya protein tingkat tinggi dalam urine. Proteinuria merupakan salah satu faktor risiko untuk penyakit ginjal stadium lanjut

Hubungan pasti antara soda dan proteinuria masih belum ditemukan. Mungkin, kata penelitian tersebut, stres oksidatif dan peradangan yang disebabkan oleh fruktosa adalah alasan di balik kerusakan ginjal.

Penelitian lain juga menjelaskan, beberapa penelitian pada hewan juga menemukan bahwa fruktosa dapat memengaruhi ginjal dan membuatnya sensitif terhadap protein.

Salah satu penelitian tersebut dilakukan oleh Case Western Reserve University, di mana fruktosa, ketika diberikan kepada tikus selama 13 hari secara teratur, membuat mereka sensitif terhadap protein.

Lantas, bagaimana jika mengonsumsi soda diet? Para peneliti mengungkap, bahwa soda diet juga tidak membuat seseorang aman dari penyakit ginjal. Bahkan, peserta dalam studi di Jepang yang minum soda diet dan soda biasa, diketahui bahwa mereka masih mengalami proteinuria.

Soda tidak hanya dapat merusak ginjal Anda, tetapi juga dapat menyebabkan hipertensi dan masalah kardiovaskular.

baca juga

Salah satu situs terkemuka mengatakan, tidak ada jumlah soda yang aman untuk dikonsumsi agar tidak merusak ginjal. Hal ini karena bahkan di dalam satu kaleng soda mengandung gula yang jumlahnya melebihi dari jumlah yang disarankan dapat dikonsumsi dalam satu hari penuh!

Sebanyak 350 ml kaleng soda berisi sekitar tujuh sendok teh gula, sementara asupan yang disarankan adalah antara lima hingga sembilan sendok teh, tergantung pada usia dan jenis kelamin Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penderita Ginjal Kronis Berusia Semakin Muda

Penderita Ginjal Kronis Berusia Semakin Muda

Health | Rabu, 11 April 2018 | 08:28 WIB

Istri Lebih Mungkin Sumbang Ginjalnya untuk Pasangan

Istri Lebih Mungkin Sumbang Ginjalnya untuk Pasangan

Health | Kamis, 08 Maret 2018 | 20:45 WIB

Bikin Trenyuh, Bocah Ini Sumbang 1 Ginjal dan Kerja demi Ibunya

Bikin Trenyuh, Bocah Ini Sumbang 1 Ginjal dan Kerja demi Ibunya

Health | Rabu, 01 November 2017 | 11:53 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×