Pria Wajib Tahu! Apa Itu Smegma, Cairan Putih di Penis

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 27 Juli 2018 | 21:23 WIB
Pria Wajib Tahu! Apa Itu Smegma, Cairan Putih di Penis
Ilustrasi kesehatan organ intim lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Penis yang dikenal pula dengan sebutan Mr P merupakan organ intim yang harus dibersihkan setiap hari, jika tidak, bisa jadi Anda akan mengembangkan smegma alias cairan putih di penis yang menjadi tempat bersemayamnya kuman penyebab infeksi.

Seksolog klinis Eric Marlowe Garrison dan Dr. Debby Herbenick, profesor dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Indiana University mengatakan bahwa smegma adalah kombinasi antara kelenjar minyak sebaceous dan sel kulit mati yang terkumpul di bawah kulup penis.

Biasanya smegma banyak ditemukan pada penis yang tidak disunat. "Smegma menyerupai zat putih seperti keju," kata Garrison dilansir Menshealth.

Menurut dia, smegma juga umum ditemukan pada perempuan di antara lipatan labia vagina atau di sekitar tudung klitoris. Sebagian besar keluarga di Amerika tidak mengajarkan pentingnya merawat organ seks pada anak-anak sehingga smegma menumpuk di sela-sela organ intim mereka.

Sebenarnya, lanjut Herbenick, minyak yang menghasilkan smegma secara alami disekresi oleh tubuh untuk melumasi alat kelamin dan menjaganya dari rasa kering. Jadi, memiliki smegma bukan berarti penis Anda kotor, tapi itu berarti Anda harus mencuci dan membersihkan penis lebih rutin.

Yang harus dikhawatirkan dari smegma, sambung dia, bisa menyebabkan organ intim Anda mengeluarkan bau yang tak sedap. Bahkan jika sudah mengeras, Anda akan sulit membersihkannya.

"Kombinasi sel-sel kulit mati dan bakteri tidak hanya dapat menyebabkan kumpulan sel-sel yang berbau busuk tetapi juga dapat menyebabkan iritasi kulit yang dapat memicu infeksi menular seksual," ujar Garrison memperingatkan.

Sebagai pencegahan, pastikan Anda membersihkan organ intim dengan sabun dan air bersih. Jangkau sela-sela kulit yang membentuk lipatan dengan jari agar lebih mudah dibersihkan.

Bagi lelaki yang tidak disunat, Garrison mengatakan, harus lebih sering membersihkan organ intim. Anda bisa menarik kulit kulup dengan lembut dan membersihkannya menggunakan air hangat.

"Kulit kulup dari organ penis yang tidak disunat itu bisa menjadi sumber infeksi bagi bakteri, virus atau jamur," tambah dia tentang smegma pada penis yang perlu teratur dibersihkan agar tak memicu bau atau infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jarang Diketahui, Ini Lima Rahasia Mr P yang Perlu Kamu Tahu

Jarang Diketahui, Ini Lima Rahasia Mr P yang Perlu Kamu Tahu

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 20:30 WIB

Sindrom Penis Mengecil, Fakta atau Mitos?

Sindrom Penis Mengecil, Fakta atau Mitos?

Health | Sabtu, 21 Juli 2018 | 09:44 WIB

Berkat Gambar Penis Raksasa, Danau Ini Ramai Dikunjungi Wisatawan

Berkat Gambar Penis Raksasa, Danau Ini Ramai Dikunjungi Wisatawan

Lifestyle | Kamis, 28 Juni 2018 | 18:36 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB