Drg Donna Pratiwi, Master Veneer Pejuang Indonesia Bebas Karies

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 06 Agustus 2018 | 08:48 WIB
Drg Donna Pratiwi, Master Veneer Pejuang Indonesia Bebas Karies
drg Donna Pratiwi menggalakkan program Indonesia Bebas Karies. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Sosok dokter gigi yang bernama lengkap Donna Pratiwi, yang dikenal sebagai master veneer Indonesia ini bukan nama yang asing di kalangan kedokteran gigi Indonesia, terlebih ia dikenal pula sebagai dokter yang menggalakkan program Indonesia bebas karies.

Selain pernah berkarir sebagai dosen Prostodonsia di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof Dr Moestopo Jakarta, drg Donna Pratiwi, Sp.Prosto adalah dokter gigi dengan spesialisasi gigi tiruan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 1999.

Bangku perkuliahan ia lampaui dengan cepat yakni hanya butuh waktu dua tahun untuk menyelesaikan kurikulum pendidikan spesialis enam semester. Donna Pratiwi mengaku bahwa menjadi dokter gigi adalah bagian dari tugas mulia.

Apalagi, bisa berbuat sesuatu dan melayani kepentingan bangsa dan negara sudah ada di benaknya sejak kecil.

"Bercita-cita sejak kecil ingin menjadi seorang dokter, akhirnya mimpi tersebut kesampaian juga," ujar perempuan kelahiran Jakarta, 29 September 1976 ini saat ditemui Suara.com, beberapa waktu lalu.

Selama menjadi dokter, Donna Pratiwi tak hanya mencari pasien komersil, ia pun terjun langsung melayani masyarakat umum melalui gerakan moril bernama #IndonesiaFreeCaries yang dicanangkannya.

drg Donna Pratiwi saat melayani pasien. (Suara.com/Firsta Nodia)
drg Donna Pratiwi saat melayani pasien. (Suara.com/Firsta Nodia)

Menurut dia, program ini akan dilaksanakan secara nasional, menjangkau anak-anak SD hingga masyarakat umum di mana bersama tim, ia akan memberikan pelayanan kesehatan gigi secara massal.

"Program ini saya gagas karena masih banyak masyarakat Indonesia yang mengabaikan kesehatan gigi dan beranggapan hal tersebut tidak terlalu penting. Padahal, kerusakan gigi dapat mempengaruhi kesehatan tubuh lain yang akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari," tambah dokter pengagum band Michael Learn To Rock ini.

Donna Pratiwi berharap melalui program ini, masyarakat Indonesia memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini. Ia juga berharap masyarakat Indonesia harus terbebas dari masalah karang gigi yang menjadi cikal bakal gigi berlubang.

baca juga

Selain lewat gerakan ini, drg Donna Pratiwi juga berupaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan gigi lewat buku Gigi Sehat, Merawat Gigi Sehari-Hari (2007) dan Gigi Sehat dan Cantik (2009) yang ditulisnya. Kedua buku ini mengupas detil permasalahan seputar gigi dan bagaimana cara menanganinya.

"Selain itu, buku ini juga mengajak masyarakat untuk mengenal seluk beluk profesi dokter gigi berikut perawatannya yang bisa didapat dari dokter gigi. Karena beda perawatan maka beda pula spesialisasi dokter yang bisa menanganinya," tambah drg Donna Pratiwi yang memiliki klinik Meridien Dental Care di kawasan Pondok Indah dan BSD City ini.

Hal ini cukup beralasan. Pasalnya, menurut drg Donna Pratiwi, kini banyak sekali tindakan perawatan gigi yang dilakukan oleh profesi yang tak memiliki kemampuan di bidangnya. Ia menyinggung soal veneer gigi tengah menjadi tren di kalangan selebritis dan sosialita tanah air.

drg Donna Pratiwi. (Foto Dok. Pribadi)
drg Donna Pratiwi. (Foto Dok. Pribadi)

Namun, banyak calon pasien yang menganggap veneer gigi hanya urusan kecantikan semata, tanpa perlu penanganan khusus. Padahal, tindakan veneer gigi harus dilakukan oleh pakar atau dokter gigi spesialis prostodonsia alias gigi tiruan yang berpengalaman.

Perlu diketahui veneer gigi adalah teknik memutihkan gigi menggunakan porcelain.

"Saat ini di masyarakat sering terjadi malpraktik dalam perawatan veneer gigi, makanya sering saya sampaikan di setiap kesempatan seminar bahwa tindakan veneer harus dilakukan oleh drg spesialis prostodonsia. Sebagaimana tindakan behel juga sebaiknya dilakukan di spesialis orthodontia. Kalau salah penanganan nanti yang dirugikan pasien karena dokternya tidak menguasai bidang tersebut," ujar drg Donna Pratiwi.

Meski berkarier sebagai dokter ahli spesialis perawatan kesehatan gigi dan kecantikan gigi, drg Donna Pratiwi tak lepas dari tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu. Ia menikah dengan Andi Era Sebayang dan sudah memiliki dua jagoan.

Menurutnya, perjuangan Kartini Indonesia di era millenial seperti sekarang ini harus mampu menyeimbangkan dua peran yakni karir dan keluarga.

“Saya termasuk wanita pekerja keras dan gigih dalam mewujudkan pemikiran-pemikiran yang inovasi, terutama untuk kepentingan orang banyak, karena itu bagian dari tugas mulia seorang dokter. Tapi di satu sisi saya juga menjadi ibu dan istri. Kedua peran ini saya jadikan energi positif dalam bermisi dan berinovasi," ujar drg Donna Pratiwi menutup pembicaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Punya Gigi Putih? Kenali Dulu Beda Veneer dan Whitening

Mau Punya Gigi Putih? Kenali Dulu Beda Veneer dan Whitening

Lifestyle | Minggu, 15 Juli 2018 | 19:17 WIB

Kisah Sukses Irvan Helmi, Bos Anomali Coffee dan Pipiltin Cocoa

Kisah Sukses Irvan Helmi, Bos Anomali Coffee dan Pipiltin Cocoa

Lifestyle | Senin, 04 Juni 2018 | 11:34 WIB

Dian Sonnerstedt, Manajer yang Banting Stir Jadi Instruktur Yoga

Dian Sonnerstedt, Manajer yang Banting Stir Jadi Instruktur Yoga

Lifestyle | Senin, 28 Mei 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

×