Kelainan Genetik Hantui Wanita yang Hamil di Atas Usia 36 Tahun

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Senin, 06 Agustus 2018 | 14:54 WIB
Kelainan Genetik Hantui Wanita yang Hamil di Atas Usia 36 Tahun
Ilustrasi janin dalam kandungan, ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Hati-hati untuk wanita yang hamil di atas usia 36 tahun, karena bisa berisiko kelainan genetik pada bayi yang dikandungnya.

Memiliki anak memang merupakan anugerah bagi setiap pasangan suami istri (pasutri). Namun tak semua pasutri diberi keturunan dalam waktu yang cepat. Ada yang perlu menunggu bertahun-tahun bahkan puluhan tahun.

Nah, bagi Anda kaum hawa yang berkesempatan hamil di usia 36 tahun maka waspadai risiko terjadinya kelainan genetik pada bayi yang Anda kandung. Menurut Dr dr Naomi Esthernita F Dewanto SpA(K), dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, meski belum diketahui penyebab pasti kelainan genetik, tapi kehamilan pada usia di atas 36 tahun bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan kondisi kelainan genetik.

Ilustrasi kaki ibu hamil terasa gatal. (Shutterstock)
Ibu hamil . (Shutterstock)

"Biasanya kelainan genetik karena saat penggabungan sel telur dan sel sperma ada gangguan. Faktor risiko ibu hamil 36 tahun juga mempengaruhi," ujar dr Naomi dalam temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Senin (6/8/2018).

Namun Ia menambahkan, kecil kemungkinan janin dengan kelainan genetik bertahan hidup. Ia menyebut, hanya lima persen janin dengan kelainan genetik yang berhasil lahir.

Untuk mendeteksi kelainan genetik saat hamil, ditambahkan Dr. med. Ferdhy Suryadi Suwandinata SpOG bumil bisa melakukan pemeriksaan USG atau tes darah. Melalui tes darah, dokter nanti akan melihat risiko kelainan genetik yang dialami janin dalam kandungan.

"Bisa dideteksi sejak hamil bisa ambil darah ibunya. Meskipun bayi punya ari-ari cukup, bayi tapi banyak sel bayi yang lepas ke ibu. Nanti kita tes ada kelainan apa atau enggak. Tapi kalau sudah terdeteksi kelainan genetik mau apa, diterminasi nggak boleh, diterapi juga nggak bisa karena genetik hanya bisa diterima," tandasnya.

Sayangnya peraturan di Indonesia tidak ada yang menghalalkan aksi terminasi kehamilan atau menggugurkan bayi dengan kelainan genetik yang mana sudah diterapkan di beberapa negara maju.

"Di Indonesia terminasi kehamilan dilarang sampai sekarang. Padahal kalaupun ada yang hidup itu nggak bisa diterapi karena genetik, jadi hanya bisa diterima. Di luar negeri, aborsi diperbolehkan sampai usia kehamilan 14 minggu," tambah dia.

baca juga
Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)

Ia menambahkan, kasus kelainan genetik sendiri mencapai 1-2 persen dari 1000 kehamilan. Beberapa kelainan genetik yang tergolong ringan adalah trisomi 21 atau down syndrome karena cenderung memiliki harapan hidup yang tinggi.

"Dari 100 kehamilan yang terdeteksi kelainan genetik 60 persen di antaranya berisiko keguguran," tandas dia tentang risiko wanita yang hamil di atas usia 36 tahun berisiko mengalami kelainan genetik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjuangan 5 Perempuan Lombok Melahirkan di Tenda Gempa

Perjuangan 5 Perempuan Lombok Melahirkan di Tenda Gempa

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 07:10 WIB

Mengharukan : Hamil dari Sel Telur Sahabat

Mengharukan : Hamil dari Sel Telur Sahabat

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 08:00 WIB

Menyusui Saat Hamil, Apa Saja yang Harus Dipahami?

Menyusui Saat Hamil, Apa Saja yang Harus Dipahami?

Health | Minggu, 15 Juli 2018 | 18:53 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB