Kapolri Kirim 460 Pasukan Bantu Korban Gempa Lombok Sampai Pulih

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 06 Agustus 2018 | 14:46 WIB
Kapolri Kirim 460 Pasukan Bantu Korban Gempa Lombok Sampai Pulih
Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia memberangkatkan sebanyak 460 personel polisi untuk membantu korban bencana alam gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8/2018). (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia memberangkatkan sebanyak 460 personel polisi untuk membantu korban bencana alam gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8/2018).

"Jadi jumlahnya 460. Jadi kita kirim Brimob yang nanti membantu evakuasi kepada masyarakat yang butuh terutama korban," kata Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Deden Juhara di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Menurutnya, perbantuan ratusan petugas untuk operasi kemanusiaan itu akan dilakukan secara bertahap. Hari ini, total 215 anggota polisi yang sudah diberangkatkan ke lokasi bencana alam tersebut. Polri, kata dia juga akan mengirimkan tim dokter, bantuan logistik dan obat-obatan bagi para korban gempa di Lombok.

"Kemudian petugas kesehatan utk bantu pengobatan termasuk nanti dokter spesialis kita kirim kalau memang udah siap. Kita kirim sekitar 100 besok karena harus disiapkan betul obat-obatanya. Jadi mereka bertugas kalau ada bantuan logistik termasuk distribusi contoh misal mie, tenda selimut kita bantu dengan Brimob," kata Deden.

Deden menjelaskan, jika seluruh anggota yang diberangkatkan ke Lombok dan daerah lain terkena dampak gempa akan disiagakan hingga kondisi dan aktivitas masyarakat kembali secara normal.

"(Operasi kemanusiaan ini) sampai selesai, sampai masyarakat engggak butuh lagi, sampe sudah pulih," katanya.

Lebih lanjut, Deden menyampaikan, kondisi terparah akibat gempa terjadi di daerah Lombok Timur. Menurutnya, kebanyakan penyebab korban tewas akibat tertimpa oleh bangunan rumah. "Di Lombok Timur itu paling besar," tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah daerah di Lombok, NTB digunjang gempa pada Minggu (5/8/2018). Setidaknya sudah ada 91 korban meninggal dunia akibat gempa tersebut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Lombok, Kemenpar: Pariwisata di Lombok dan Bali Kondusif

Gempa Lombok, Kemenpar: Pariwisata di Lombok dan Bali Kondusif

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:40 WIB

Wiranto Rapat di Lokasi Gempa Lombok dengan TGB, Ini Hasilnya

Wiranto Rapat di Lokasi Gempa Lombok dengan TGB, Ini Hasilnya

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:33 WIB

Sandiaga: DKI Siap Bantu Korban Gempa Lombok

Sandiaga: DKI Siap Bantu Korban Gempa Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:17 WIB

Gempa Lombok, 21 Ton Logistik Bantuan Dikirim dengan Kargo Khusus

Gempa Lombok, 21 Ton Logistik Bantuan Dikirim dengan Kargo Khusus

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:11 WIB

Kerusakan Terparah Gempa Lombok di Lombok Utara

Kerusakan Terparah Gempa Lombok di Lombok Utara

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:03 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×