Tak Diobati, Penyakit Nyeri Ini Bisa Bikin Pengidapnya Bunuh Diri

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 27 September 2018 | 19:37 WIB
Tak Diobati, Penyakit Nyeri Ini Bisa Bikin Pengidapnya Bunuh Diri
Trigeminal Neuralgia, penyakit nyeri yang bisa bikin pasiennya bunuh diri. [shutterstock]

Suara.com - Mendengar kata penyakit nyeri tentu sebagian dari Anda sudah ingin mengerenyitkan dahi, pasalnya ada penyakit nyeri yang paling hebat, bahkan sampai membuat pengidapnya ingin bunuh diri.

Disampaikan dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS, pakar pyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, nyeri hebat itu merujuk pada kondisi trigeminal neuralgia yang biasanya menyerang bagian wajah.

Ia memaparkan, jika diberi skala 1-10, biasanya pasien trigeminal neuralgia akan memberikan penilaian 10 untuk rasa nyeri yang dideritanya.

"Nyerinya kalau 1 dari 10 itu 10. Lebih nyeri dari melahirkan kalau kata perempuan. Ini adalah penyakit yang sampai membuat pasien bunuh diri saking sakitnya sehingga merasa depresi," ujar Mahdian dalam temu media di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Mahdian menambahkan, seringkali nyeri wajah yang amat menyiksa ini tak langsung dikenali sebagai kondisi trigeminal neuralgia. Ada rekan sejawatnya yang menilai penyakit ini hanya bersumber dari sakit gigi namun ada pula yang mendiagnosisnya sebagai gangguan saraf biasa.

"Biasa sampai semua giginya dicabut. Jadi hal-hal ini yang menyebabkan kita perlu untuk menyosialisasikan ke masyarakat karena teman sejawat dokter gigi sering salah diagnosa," tambah dia.

Trigeminal neuralgia sendiri kata Mahdian bersumber dari gangguan pada saraf trigeminal sehingga menyebabkan sensasi rasa nyeri di bagian wajah. Biasanya stimulasi kecil di wajah seperti sentuhan, tersenyum atau aktivitas sehari-hari seperti menyikat gigi bahkan mengunyah akan mencetuskan terjadinya rasa nyeri yang luar biasa.

"Pada kondisi trigeminal neuralgia yang ringan bisa diatasi dengan pemberian obat-obatan, namun pada kasus berat diperlukan tindakan bedah baik operasi maupun minimal invasif untuk meredakan rasa nyerinya," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyeri Wajah Mirip Sakit Gigi, Hati-Hati Kena Trigeminal Neuralgia

Nyeri Wajah Mirip Sakit Gigi, Hati-Hati Kena Trigeminal Neuralgia

Health | Kamis, 27 September 2018 | 16:00 WIB

Waspada Penyakit Ini, Anda Bisa Tularkan pada Hewan Peliharaan

Waspada Penyakit Ini, Anda Bisa Tularkan pada Hewan Peliharaan

Health | Kamis, 27 September 2018 | 10:46 WIB

4 Fakta Penting Soal EMM, Penyakit yang Menyerang Al Ghazali

4 Fakta Penting Soal EMM, Penyakit yang Menyerang Al Ghazali

Health | Rabu, 26 September 2018 | 22:05 WIB

Al Ghazali Disebut Pingsan karena EMM, Penyakit Apa Itu?

Al Ghazali Disebut Pingsan karena EMM, Penyakit Apa Itu?

Health | Rabu, 26 September 2018 | 20:39 WIB

Sakit Kepala Karena Migrain Atau Vertigo, Ya? Kenali Gejalanya

Sakit Kepala Karena Migrain Atau Vertigo, Ya? Kenali Gejalanya

Health | Kamis, 13 September 2018 | 08:30 WIB

6 Penyakit Ini Mengintai Pengungsi Gempa Lombok

6 Penyakit Ini Mengintai Pengungsi Gempa Lombok

Health | Rabu, 12 September 2018 | 17:15 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB