Sadis, Guru Hukum Murid Balita Pakai Pengikat Kabel

Dythia Novianty, Risna Halidi

Selasa, 02 Oktober 2018 | 06:08 WIB
Sadis, Guru Hukum Murid Balita Pakai Pengikat Kabel
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Suara.com - Dua guru di Amerika Serikat mengundurkan diri setelah dituduh mengikat tangan para murid yang terkena hukuman dengan pengikat kabel atau zip tie. Menurut saluran televisi setempat, anak-anak murid tersebut baru berusia empat tahun.

Tuduhan itu terungkap setelah salah satu orangtua siswa melaporakan bahwa anaknya membuat klaim mengejutkan tentang mereka yang dihukum dengan tangan terikat ke belakang.

"Itu menghancurkan hati saya. Saya tidak bisa berpikir anak saya ke sekolah merasa aman, dapat belajar dan mendapatkan pendidikan. Saya berkata, 'OMG itu seperti di penjara dengan borgol. Bagaimana seseorang dapat melakukan ini pada seorang anak berusia 4 tahun? Setiap kali saya membicarakannya, saya menjadi emosional," kata salah seorang orangtua murid yang enggan disebutkan namanya.

Selain dituduh mengikat tangan siswa dengan zip, anak-anak juga mengatakan bahwa dua guru tersebut mengancam akan melempar laba-laba kepada mereka jika mereka tidak berperilaku baik.

Pihak sekolah dilaporkan telah mengirim surat dan memberi tahu orangtua tentang perkara tersebut.

Menurut WSB, isi surat itu mengatakan bahwa para guru yang terlibat telah ditangguhkan dan menunggu proses penyelidikan atas tuduhan tersebut. Kedua guru kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pendidik.

"Saya ingin mereka membayar. Saya ingin mereka tidak memiliki lisensi mengajar karena mereka tidak boleh mengajar. Siapa yang akan melakukan ini? Apakah mereka ingin ini terjadi pada anak-anak mereka sendiri. Ini benar-benar mengguncang saya. Jika saya tidak dapat mempercayai sistem sekolah, Anda tahu, siapa yang dapat saya percayai?" kata orangtua murid lagi. [News]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Pilu 3 Bocah Korban Penyekapan, Tidur Bersama 6 Ekor Anjing

Kisah Pilu 3 Bocah Korban Penyekapan, Tidur Bersama 6 Ekor Anjing

News | Selasa, 18 September 2018 | 07:04 WIB

KPAI: Dalam 3 Bulan Ada 33 Kasus Pelanggaran Hak Anak di Sekolah

KPAI: Dalam 3 Bulan Ada 33 Kasus Pelanggaran Hak Anak di Sekolah

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 21:28 WIB

Angka Kekerasan Tinggi di Papua, Menteri Yohana Lakukan Ini

Angka Kekerasan Tinggi di Papua, Menteri Yohana Lakukan Ini

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 08:47 WIB

Marak Kekerasan, KPAI: Sekolah Belum Jadi Tempat Aman Bagi Anak

Marak Kekerasan, KPAI: Sekolah Belum Jadi Tempat Aman Bagi Anak

Health | Rabu, 02 Mei 2018 | 07:29 WIB

Polisi Usut Pria Dewasa Penendang Anak-anak di Mal Kelapa Gading

Polisi Usut Pria Dewasa Penendang Anak-anak di Mal Kelapa Gading

News | Minggu, 29 April 2018 | 14:52 WIB

Viral, Guru Ungkap Kasus Anak Disiksa Ibu Kandung

Viral, Guru Ungkap Kasus Anak Disiksa Ibu Kandung

Tekno | Rabu, 17 Januari 2018 | 19:15 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×