Jangan Berbohong Kayak Ratna Sarumpaet, Ini Efeknya ke Kesehatan

Ade Indra Kusuma

Rabu, 03 Oktober 2018 | 16:23 WIB
Jangan Berbohong Kayak Ratna Sarumpaet, Ini Efeknya ke Kesehatan
[Twitter/arsad_al8]

Suara.com - Ratna Sarumpaet akhirnya mengaku berbohong dan mengarang cerita soal wajahnya yang penuh lebam sehabis lakukan perawatan kecantikan sedot lemak.

Ratna Sarumpaet berbohong dan mengarang cerita dianiaya hingga wajahnya babak belur ke anaknya. Kebohongan Ratna Sarumpaet itu pun menyebar ke luar rumah, hingga viral di media massa dan sampai ke kuping calon Presiden Prabowo Subianto.

"Setelah operasi dijalankan tanggal 21, tanggal 22 saya melihat wajah saya lebam," kata Ratna Sarumpaet dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Kecil 5 No 24, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

"Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo, yang tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat,” tuturnya sembari menangi.

Sebelumnya polisi berhasil mengungkap misteri foto Ratna Sarumpaet bonyok yang diklaim karena dianiaya sejumlah orang tak dikenal. Saat Ratna diklaim dipukuli di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, tanggal 21 September 2018, ternyata dia kala itu berada di Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta.

Perilaku Berbohong ternyata bisa berpengaruh pada kesehatan seseorang.

Bicara orang yang sering atau suka berbohong biasanya memiliki kesehatan yang semakin buruk. Tapi itulah kenyataan yang dibuktikan melalui sebuah penelitian oleh The Science of Honesty Project yang dilakukan oleh Anita E. Kelly, Ph.D. dan Lijuan Wang menganalisis 72 orang selama lima minggu.

Mereka mengikuti eksperimen kejujuran yang berlangsung selama lima minggu, usia rata-rata relawan 41 tahun.

Para peneliti membagi relawan menjadi grup jujur dan grup perbandingan, grup jujur diminta dalam masa eksperimen selama 5 minggu itu harus berbicara jujur, tidak hanya terhadap masalah besar, terhadap masalah kecil seperti memberi penjelasan tentang mengapa terjadi keterlambatan, juga boleh bersenda-gurau atau menyampaikan fakta sebenarnya secara berlebihan.

baca juga

Dalam masa eksperimen relawan setiap minggu harus datang ke laboratorium peneliti, untuk menerima pemeriksaan fisik dan uji kebohongan secara anonim. Anehnya di akhir penelitian, peserta ini dilaporkan lebih sedikit memiliki masalah kesehatan dibanding kelompok kontrol dan beberapa di antaranya bahkan merasa bisa tidur lebih nyenyak.

Melansir healthmeup, beberapa gangguan kesehatan atau penyakit yang bisa muncul gara-gara sering berbohong adalah sakit punggung, sakit kepala, depresi, pilek, kekebalan tubuh menurun, kecanduan yang tak sehat, meningkatkan risiko obesitas dan kanker.
   
Selain dampak tersebut, tubuh sebenarnya secara alami telah memiliki alarm yang bisa mendeteksi apakah seseorang sedang berbohong atau tidak. Alarm itu berupa tekanan yang muncul secara perlahan dan bisa membuat seseorang stres, lalu akan muncul keringat dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratna Sarumpaet: Pak Prabowo, Saya Minta Maaf Sudah Membohongi

Ratna Sarumpaet: Pak Prabowo, Saya Minta Maaf Sudah Membohongi

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 16:13 WIB

Ratna Sarumpaet Berbohong karena Bingung Melihat Wajahnya Begini

Ratna Sarumpaet Berbohong karena Bingung Melihat Wajahnya Begini

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 16:02 WIB

RSK Bina Estetika Benarkan Ratna Sarumpaet Dirawat 4 Hari

RSK Bina Estetika Benarkan Ratna Sarumpaet Dirawat 4 Hari

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 15:56 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×