Salah Kaprah, Ini 3 Mitos Kesehatan yang Tidak Benar

Selasa, 09 Oktober 2018 | 10:28 WIB
Salah Kaprah, Ini 3 Mitos Kesehatan yang Tidak Benar
Ilustrasi Mitos kesehatan yang tidak benar tapi diturunkan ke anak. (Shutterstock)

Suara.com - Kurangnya pengetahuan ilmiah membuat banyak orang tua zaman dulu percaya mitos soal beberapa penyakit bisa disembuhkan dengan melakukan hal yang mereka percaya tanpa terbukti kebenarannya dan menurunkan kepercayaan tersebut kepada anak-anak mereka.

Mitos itu masih dipercaya hingga pada era milenial seperti sekarang ini. Nah, agar tak lagi terkecoh dengan mitos kesehatan yang tak pernah terbukti kebenarannya.

Yuk simak mitos-mitos kesehatan keliru berikut ini yang sudah tak layak dipercaya.

Kerokan kalau masuk angin

Bagi Anda yang tinggal di Indonesia, pasti tau apa itu kerokan. Ya, biasanya seseorang dikerok ketika tubuhnya merasa sangat lelah dan masuk angin. Caranya, dengan mengoleskan balsam ke punggung lalu di kerok menggunakan koin hingga tubuh memerah. Konon katanya, bila tubuh dikerok, angin yang bersarang di tubuh akan keluar.

Meski, metode kerokan masih banyak dipercaya, faktanya kerokan bukan cara yang tepat untuk mengeluarkan angin di tubuh. Sebab, meski tubuh dikerok dan terasa enak, faktanya kerokan membuat pecahnya pembuluh kapelier tepi yang berada di kulit.

Maka dari itu, gerakan mengerok kulit itu bukannya ‘mengusir’ atau mendorong angin keluar tapi memperlebar pembuluh-pembuluh darah di permukaan kulit yang menyempit karena dingin.

Mandi malam bikin rematik

Menurut mitos yang beredar, mandi malam itu dilarang karena dapat mengakibatkan rematik.

Baca Juga: Alasan Pemprov DKI Hanya Tagih Ratna Sarumpaet Rp 10 Juta

Ya, memang mandi malam itu berbahaya, tetapi hanya berlaku untuk bayi dan anak-anak. Sebab, bagi orang dewasa, mandi malam tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rematik.

Sementara, faktanya mandi malam justru dianjurkan bagi penderita rematik, tetapi dengan air hangat. Mandi malam juga dianjurkan bagi mereka yang seharian beraktivitas padat dan berkeringat.

Sebab, dengan mandi malam kulit menjadi lebih bersih dan sehat, sehingga tubuh menjadi rilesk dan tidur pun jadi lebih nenyak. Selingi mandi air hangat dengan air biasa atau air dingin untuk membantu mengurangi nyeri otot setelah beraktivitas sehari-hari.

Tidak boleh mandi saat demam

Masih seputar mandi, mitos lainnya yang berhubungan dengan mandi dan sehatan adalah larangan mandi saat tubuh sedang deman, Sebab, katanya tubuh akan semakin demam bila terkena air.

Namun faktanya, dengan mandi saat deman justru dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi jika demam disertai dengan rasa menggigil, sebaiknya mandi dengan air hangat atau cukup dikompres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI