Kenali Gejala Kanker Paru yang Tak Boleh DIbiarkan

Ade Indra Kusuma

Rabu, 10 Oktober 2018 | 09:45 WIB
Kenali Gejala Kanker Paru yang Tak Boleh DIbiarkan
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

Suara.com - Kabar duka datang dari keluarga aktor senior Indro Warkop. Istri Indro, meninggal dunia pada Selasa malam 9 Oktober 2018 usai berjuang melawan penyakit kanker paru stadium empat. Dia divonis sejak Agustus tahun lalu.

Dalam Riset Cancer Today - Globocan 14 persen kasus baru terjadi pada kanker paru di 2018 yakni sebanyak 22.440 kasus pada pria, kanker kolorektal menempati urutan berikutnya dengan 11,9 persen atau 19.113 kasus.

Dokter spesialis paru (konsultan) dr. Elisna Syahruddin, SpP(K) dari RSUP Persahabatan, mengatakan penyebab angka kematian yang tinggi adalah akibat sulitnya mendiagnosis kanker paru secara dini. Banyak orang yang didiagnosis kanker paru, baru menerima diagnosis setelah penyakit telah berkembang. Dari 1/3 diagnosis, kanker yang sudah dikonsultasikan ke dokter biasanya sudan mencapai stadium 3.

"Karena kanker nggak ujug-ujug langsung datang. Ada tahap-tahapnya yang butuh waktu lama bagi sel normal untuk bermutasi menjadi sel kanker," ujarnya.

Beberapa gejala awal ini bisa Anda waspadai dan mesti mendapatkan penanganan dari dokter, Melansir Healthline, berikut gejala kanker paru.

Batuk yang tak kunjung sembuh

Batuk sangat umum terjadi. Namun, jika batuk tidak segera berhenti setelah demam hilang atau tidak membaik setelah diobati, Anda perlu mengunjungi dokter untuk memeriksa paru-paru.

Ada perubahan pada batuk

Batuk kronis sering kali merupakan gejala dari kondisi penyakit lain. Namun, jika kondisi kronis selalu berubah, seperti dari batuk kering kemudian batuk berdahak atau berdarah, Anda perlu mengunjungi dokter untuk memeriksa paru-paru.

baca juga

Pernapasan jadi pendek

Pola pernafasan berubah menjadi lebih pendek dan sering kali mengalami sesak. Ini terjadi kare blok kanker menutup jalannya pernapasan.

Sesak napas yang mengeluarkan bunyi

Jika sering merasa sesak napas atau napas Anda berbunyi, hal ini dapat menjadi gejala kanker paru. Kesulitan bernapas disebabkan tumor yang menghalangi saluran pernapasan atau cairan di sekitar paru meningkat, sehingga menekan paru Anda.

Sesak napas usai aktivitas normal

Apabila Anda tidak dapat bernapas dengan normal setelah melakukan aktivitas rutin seperti berangkat kerja berjalan, mengangkat barang, atau melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat Anda lakukan tanpa kesulitan bernapas, segera hubungi dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perokok Pasif Paling Rentan Kena Kanker Paru

Perokok Pasif Paling Rentan Kena Kanker Paru

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:33 WIB

Waspada Kanker Paru, Penyakit yang Merenggut Nyawa Istri Indro

Waspada Kanker Paru, Penyakit yang Merenggut Nyawa Istri Indro

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:32 WIB

Pelayat Antre Doakan Jenazah Istri Indro Warkop

Pelayat Antre Doakan Jenazah Istri Indro Warkop

Entertainment | Rabu, 10 Oktober 2018 | 02:14 WIB

Terkini

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:05 WIB

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:58 WIB

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:57 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Bekaci | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

×