Perokok Pasif Paling Rentan Kena Kanker Paru

Ade Indra Kusuma

Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:33 WIB
Perokok Pasif Paling Rentan Kena Kanker Paru
Ilustrasi kanker paru. (Shutterstock)

Suara.com - Meninggalnya Nita Octobijanthy, istri Indro Warkop atau Indrodjojo Kusumonegoro semalam (9/10/2018) usai berjuang melawan kanker paru, mengundang simpati berbagai kalangan. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bicara kanker Paru, dalam Riset Cancer Today - Globocan 14 persen kasus baru terjadi pada kanker paru di 2018 yakni sebanyak 22.440 kasus pada pria, kanker kolorektal menempati urutan berikutnya dengan 11,9 persen atau 19.113 kasus.

Satuan Pencegahan Amerika Serikat mengeluarkan daftar orang-orang yang berisiko tinggi terkena kanker paru-paru yakni memiliki riwayat merokok 30 tahun, berusia 55 hingga 80 tahun, dan merokok dalam 15 tahun terakhir. Kendati demikian, kanker paru-paru bisa menyerang siapa saja.

Disebutkan salah satu penyebab angka kematian yang tinggi adalah akibat sulitnya mendiagnosis kanker paru secara dini. Sekitar 40% orang yang didiagnosis kanker paru, baru menerima diagnosis setelah penyakit kanker mencapai stadium 3.

Dokter spesialis paru (konsultan) dr Elisna Syahruddin, SpP(K) dari RSUP Persahabatan, mengatakan penyebab kanker paru memang multi faktor, tapi perokok pasif yang selama ini menjadi korban paparan asap rokok menjadi paling rentan dan memiliki risiko kena kanker paru.

"Penyebabnya bisa karena dia sebagai perokok pasif yang terpapar asap rokok langsung atau third hand smoke, dimana tidak terpapar asap langsung tapi melalui baju atau tembok yang sering terpapar asap rokok," ujarnya beberapa waktu lalu kepada Suara.com.

Elisna menambahkan, seringkali perokok pasif tak sadar bahwa bahan pencetus kanker yang ada dalam rokok yang diisap seorang perokok menempel di mana-mana, seperti pakaian, sofa, tembok atau bahkan tubuhnya sendiri.

"Meski ia sedang tidak merokok, bahan karsinogenik ini berpotensi dihirup orang di sekitarnya termasuk sang anak, meski anak tidak terpapar asap rokok secara langsung. Jadi, memang sebaiknya jangan merokok, karena bahaya buat anaknya juga dalam jangka panjang," imbuhnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), asap rokok bertanggung jawab atas sekitar 7.300 kematian akibat kanker paru setiap tahun di Amerika Serikat. Produk tembakau mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, dan setidaknya 70 diketahui menyebabkan kanker.

baca juga

Saat Anda menghirup asap rokok, campuran bahan kimia ini dikirim langsung ke paru-paru Anda, di sinilah mulainya kerusakan pada paru-paru Anda. Pada awalnya, kerusakan ini dapat diperbaiki oleh tubuh. Tapi serangan terus-menerus dan keberlanjutan dari merokok ini menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru terus bertambah dan sulit ditangani. Kerusakan inilah yang mengakibatkan sel-sel bereaksi secara tidak normal hingga akhirnya muncul sel kanker.

Mantan perokok masih berisiko terkena kanker paru-paru, namun berhenti merokok bisa menurunkan risiko itu secara signifikan.

Jika Anda di sekitar seorang perokok aktif, jauhilah, karena perokok pasif paling rentan kena kanker paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berduka, Ruben Onsu Kenang Kebaikan Mendiang Istri Indro Warkop

Berduka, Ruben Onsu Kenang Kebaikan Mendiang Istri Indro Warkop

Entertainment | Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:53 WIB

Istri Indro Wafat: Simpati Presiden Jokowi dan Penggemar Moge

Istri Indro Wafat: Simpati Presiden Jokowi dan Penggemar Moge

Entertainment | Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:35 WIB

Waspada Kanker Paru, Penyakit yang Merenggut Nyawa Istri Indro

Waspada Kanker Paru, Penyakit yang Merenggut Nyawa Istri Indro

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:32 WIB

Terkini

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB