Jangan Larang Anak Remaja Pacaran, Ini Alasannya

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:41 WIB
Jangan Larang Anak Remaja Pacaran, Ini Alasannya
Aturan saat mulai pacaran. [shutterstock]

Suara.com - Saat-saat remaja merupakan masa yang paling indah. Selain belum stres memikirkan urusan mencari nafkah, fase ini juga ditandai dengan perasaan jatuh cinta yang tumbuh pada lawan jenis. Tahu, dong, seperti apa rasanya jatuh cinta?

Tapi, di tengah pergaulan anak zaman now yang sudah terpapar aktivitas berciuman hingga berhubungan seks, banyak orangtua yang pada akhirnya melarang anak-anaknya yang beranjak remaja untuk pacaran.

Padahal, disampaikan dr. Petrin Redayani Lukman SpKJ (K), MPd. Ked dari FKUI RSCM, remaja yang mulai jatuh cinta dengan lawan jenis justru harus dirangkul untuk diajak berkomunikasi. Menurut dr. Pretin, hal ini adalah bagian dari perkembangannya memasuki fase remaja.

"Fase intimacy ini harus dia lewati, karena kalau remaja sedang menentukan identitasnya, dia akan mulai tertarik dengan lawan jenis. Jangan larang anak pacaran, orangtua justru harus temani, observasi perubahan dia lalu tanamkan nilai-nilai baik dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis," ujar dr. Pretin dalam acara Mental Health Among Youth di Gedung IMERI FKUI, Jumat (12/10/2018).

Ia menambahkan, ketika menyadari bahwa putra putrinya mulai belajar berdandan atau tampil klimis saat akan bepergian, maka itu adalah saat yang tepat untuk mengenalkan anak mengenai perilaku mencintai. Orangtua bisa bertanya apakah benar si anak sedang dekat dengan lawan jenis, dan tanyakan apa tujuannya.

"Orangtua jangan terlalu comel. Justru ketika anak ingin berpenampilan rapi atau cantik saat bertemu lawan jenis, itu bagian dari sense of self dia yang positif. Justru kalau dia menarik diri, orangtua harus sensitif ada apa," tambah dia.

Nah, agar anak tidak terjerumus pada aktivitas pacaran yang berlebihan, Pretin menyarankan orangtua untuk bersikap terbuka kepada remajanya. Pembentukan fase intimacy yang benar, kata dia, akan mendorong remaja untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis yang bertanggung jawab, bukan untuk memenuhi gairah seksual.

"Kalau kita menemani remaja dari awal, ketika seksual drive dia meningkat dan dia punya pacar, maka dia bisa mengontrol. Karena nilai-nilai positif yang ditanamkan orangtua mulai dia bentuk. Jadi komunikasi antara orangtua dan remaja penting untuk dibangun," tandas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Remaja Krisis Identitas Berisiko Alami Penyimpangan Seksual

Remaja Krisis Identitas Berisiko Alami Penyimpangan Seksual

Health | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:27 WIB

Cie, Agnez Mo Gandeng Pacar Bulenya di Pembukaan Restoran

Cie, Agnez Mo Gandeng Pacar Bulenya di Pembukaan Restoran

Entertainment | Rabu, 10 Oktober 2018 | 05:00 WIB

Ini Cara Google Lindungi Remaja dari Konten Negatif

Ini Cara Google Lindungi Remaja dari Konten Negatif

Health | Sabtu, 29 September 2018 | 14:56 WIB

Terkini

Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga

Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus

Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:00 WIB

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026

Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA

Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:49 WIB

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia

Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×