Ini Cara Google Lindungi Remaja dari Konten Negatif

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Sabtu, 29 September 2018 | 14:56 WIB
Ini Cara Google Lindungi Remaja dari Konten Negatif
Ilustrasi konten negatif di internet (Shutterstock)

Suara.com - Bukan hanya anak-anak ternyata yang membutuhkan proteksi dari konten-konten negatif saat berselancar di dunia maya. Ketika sudah memasuki usia remaja, kontrol dan pengawasan orangtua harusnya tidak boleh lepas.

Tak bisa dipungkiri, remaja juga rentan terpapar konten negatif di internet. Seperti kekerasan, pornografi, dan bullying. Untuk melindungi remaja dari konten berbahaya, Google memberi bantuan kepada para orang tua untuk memastikan remaja mereka tetap aman tumbuh bersama gadget.

Melalui siaran pers yang diterima Suara.com Google telah merilis aplikasi Family Link pada tahun lalu di perangkat Android setelah menerima banyak masukan dari orangtua bahwa mereka ingin anak-anak remaja mereka mendapatkan yang terbaik dari apa yang ditawarkan oleh teknologi, sekaligus mengembangkan hubungan yang sehat dengan teknologi tersebut.

Aplikasi itu memberikan orang tua solusi yang mereka butuhkan untuk tetap dapat memantau kegiatan anak-anak mereka di Internet, Google pun telah memperbarui aplikasi Family Link untuk para remaja dan banyak keluarga di dunia.

Untuk menggunakan aplikasi Family Link sendiri, Google telah memberi instruksi jelas, Google akan meminta Anda untuk membuat akun.

Masukkan tanggal lahir anak Anda, dan jika mereka berusia di bawah 13 tahun (atau usia persetujuan yang relevan tergantung wilayah Anda), Anda akan diminta untuk memberikan persetujuan untuk membuat akun.

Setelah selesai, Family Link akan secara otomatis di unduh ke perangkat anak Anda, dan Anda dapat memilih aplikasi dan pengaturan yang diinginkan untuk mereka. Setelah perangkat selesai disetel, unduh Family Link di perangkat Anda sendiri, dan Anda dapat menggunakannya untuk melakukan hal-hal seperti:

1. Menyetel batas waktu layar atau screen time dan waktu tidur untuk anak Anda

2. Mengunci perangkat dari jauh saat waktunya beristirahat

3. Lihat lokasi anak Anda ketika mereka membawa perangkat mereka.

4. Lihat laporan aktivitas yang menunjukkan berapa banyak waktu yang dihabiskan anak di aplikasi favorit mereka.

5. Setujui atau blok aplikasi yang ingin di unduh oleh anak Anda di Google Play Store.

6. Family Link memang di desain untuk membantu orangtua untuk mengelola teknologi anak remaja mereka

Yang awalnya diluncurkan untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun, tetapi Google telah mendengar banyak sekali dari orang tua bahwa aplikasi ini masih berguna ketika anak-anak mereka memasuki usia remaja.

Minggu ini, orangtua di seluruh dunia dapat menggunakan Family Link untuk mengawasi akun Google anak remaja mereka untuk pertama kalinya (lihat usia yang berlaku untuk remaja di negara Anda).

Ada beberapa perbedaan ketika mengawasi akun remaja pada Famili Link, contohnya para remaja bebas untuk menonaktifkan pengawasan jika mereka inginkan, tetapi orang tua akan diberitahu mengenai hal ini.

Pada akhirnya, ini keputusan masing-masing keluarga untuk melakukan percakapan dan memutuskan apa yang tepat untuk mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Buramkan Foto Situs Militer, Google Digugat

Tak Buramkan Foto Situs Militer, Google Digugat

Tekno | Jum'at, 28 September 2018 | 18:45 WIB

Daftar 20 Google Doodle Paling Menarik di Indonesia

Daftar 20 Google Doodle Paling Menarik di Indonesia

Tekno | Kamis, 27 September 2018 | 20:30 WIB

Ungkap Sejarah Google di Hari Ultah ke-20 Lewat Tur Street View

Ungkap Sejarah Google di Hari Ultah ke-20 Lewat Tur Street View

Tekno | Kamis, 27 September 2018 | 15:40 WIB

Terkini

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

×