Bingung Beda Gangguan Penglihatan Buram atau Ganda?

Silfa Humairah Utami

Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:34 WIB
Bingung Beda Gangguan Penglihatan Buram atau Ganda?
Ilustrasi dokter mengecek gangguan penglihatan mata dengan tes hitung jari. (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin sering kebingungan saat dokter meminta menjelaskan masalah penglihatan yang sedang Anda alami, hampir seluruh gangguan penglihatan dikeluhkan sebagai penglihatan buram atau berbayang.

Padahal, beberapa kasusnya bisa saja merupakan penglihatan ganda.

Pasalnya, kedua masalah mata ini memiliki jenis pengobatan yang berbeda, ini cara membedakannya, dilansir Hello Sehat.

Pandangan berbayang

Pandangan berbayang atau penglihatan buram terjadi ketika objek yang Anda amati tampak tidak jelas.

Contohnya, ketika Anda melihat papan reklame raksasa di jalan. Anda dapat melihat bentuk papan tersebut tapi tidak bisa membedakan gambar atau membaca tulisan yang tertera dengan jelas. Pinggiran font tulisan atau gambar pada reklame itu terlihat membaur dengan satu lama lain, dan dengan latar belakangnya.

Pandangan ganda

Pandangan ganda adalah kondisi yang terjadi ketika objek yang sedang Anda amati terlihat sebagai dua objek kembar. Pandangan ganda dapat terjadi hanya pada saat salah satu mata saja yang terbuka, saat kedua mata terbuka.

Contohnya ketika Anda melihat sebuah papan reklame di jalan. Anda masih bisa melihat jelas bentuk papan tersebut beserta dengan seluruh gambar dan tulisannya, tapi apa yang Anda lihat adalah dua buah papan reklame yang identik saling bertumpuk. Tentunya Anda juga akan kesulitan membaca tulisan yang ada dengan jelas.

baca juga

Kelainan yang menimbulkan terjadinya penglihatan ganda dapat dibagi menjadi:

Penglihatan ganda dengan satu mata

ebagian besar kasus diplopia monokular disebabkan oleh kelainan di media refraksi, seperti pada kornea atau makula (pusat penglihatan).

Penglihatan ganda akibat kondisi ini dapat membaik dengan pemasangan pinhole (penutup mata dengan 1 lubang di tengahnya).

Penglihatan ganda dengan kedua mata

Diplopia binokular umumnya disebabkan oleh gangguan pada otot bola mata atau pada saraf dalam otot bola mata, seperti akibat adanya tumor pada otak yang menekan jalur persarafan otot bola mata. Kondisi ini umum terjadi pada penderita miastenia gravis.

Masing-masing kondisi memiliki tingkat keparahan penyakit yang berbeda dengan cara pengobatan yang berbeda-beda.

Kelainan refraktif seperti mata minus, plus, atau silinder dapat diatasi dengan pemakaian kacamata atau lensa kontak resep, atau dengan operasi LASIK. Sementara kelainan penglihatan yang melibatkan masalah pada jalur saraf mata akan memerlukan pemeriksaan dan pengobatan yang lebih rumit, tergantung penyebabnya.

Itu kenapa Anda perlu rutin cek kesehatan mata minimal setahun sekali dan segera konsultasi ke dokter ketika gangguan penglihatan mulai bermasalah untuk membantu mendeteksi penyebabnya lebih dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

50 Belatung Bersarang di Pipi Nenek Ini

50 Belatung Bersarang di Pipi Nenek Ini

Health | Kamis, 11 Oktober 2018 | 11:36 WIB

5 Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Menyerang Anak Muda

5 Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Menyerang Anak Muda

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 19:05 WIB

Alasan Dokter Ini Bedah Boneka Beruang Bikin Netizen Terharu

Alasan Dokter Ini Bedah Boneka Beruang Bikin Netizen Terharu

Health | Senin, 08 Oktober 2018 | 20:27 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×