5 Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Menyerang Anak Muda

M. Reza Sulaiman

Rabu, 10 Oktober 2018 | 19:05 WIB
5 Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Menyerang Anak Muda
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tanggal 10 Oktober. Ini gangguan jiwa yang bisa menyerang anak muda. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2018 memfokuskan tema pada gangguan jiwa dan masalah kejiwaan yang dialami anak muda.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi ada sekitar 10-20 persen anak muda, termasuk anak-anak dan remaja, yang mengalami gangguan jiwa. Sayangnya, sebagian besar gangguan jiwa pada anak muda berlangsung tanpa diketahui dan diobati.

Lalu, apa saja gangguan jiwa yang bisa menyerang anak muda? Dikutip dari situs resmi WHO, berikut 5 di antaranya:

1. Gangguan emosi

Gangguan emosi sangat rentan menyerang anak muda dan remaja. Mulai dari depresi, kecemasan, hingga masalah amarah bisa menjadi gangguan jiwa serius jika tak ditangani dengan baik.

Terutama, depresi dan kecemasan yang saat ini masih menjadi penyebab anak muda tak produktif. Depresi dan kecemasan juga rentan menyebabkan seseorang bunuh diri.

2. Gangguan perilaku

Gangguan perilaku bisa terjadi saat peralihan usia mental dari anak-anak ke remaja, dan remaja ke dewasa muda. Beberapa jenis gangguan perilaku yang umum terjadi adalah hiperaktivitas dan gangguan pemusatan perhatian.

Dampak gangguan perilaku cukup besar. Jika tak dilakukan terapi atau pengobatan, gangguan perilaku bisa mengancam masa depan anak muda.

baca juga

3. Gangguan makan

Gangguan makan, termasuk anoreksia dan bulimia, bisa menyerang anak muda yang tak percaya diri dengan bentuk tubuhnya.

Jika tak ditangani, pengidap bulimia dan anoreksia bisa mengalami gangguan jiwa lanjutan seperti gangguan pencitraan tubuh. Dalam beberapa kasus ekstrem, pengidap anoreksia dan bulimia juga bisa kehilangan nyawa.

4. Waham

Waham, halusinasi, delusi, atau psikosis, merupakan jenis gangguan yang menyerang pikiran. Hal ini bisa membuat anak muda sulit membedakan mana kenyataan dan mana halusinasi.

Waham yang tak tertangani bisa menyebabkan gangguan jiwa skizofrenia.

5. Bunuh diri

Sekitar 62.000 anak muda meninggal karena bunuh diri di tahun 2016. Bunuh diri masih menjadi masalah gangguan jiwa yang saat perlu perhatian khusus.

Penyebab bunuh diri sangat beragam, mulai dari gangguan jiwa depresi, bullying, kekerasan seksual, hingga penyalahgunaan narkoba dan alkohol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaga Kesehatan Jiwa, Yuk Gunakan Media Sosial dengan Bijak

Jaga Kesehatan Jiwa, Yuk Gunakan Media Sosial dengan Bijak

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:15 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, WHO Sorot Masalah Mental Anak Muda

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, WHO Sorot Masalah Mental Anak Muda

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 11:44 WIB

Orang Suka Berbohong Tanda Gangguan Jiwa?

Orang Suka Berbohong Tanda Gangguan Jiwa?

Health | Kamis, 04 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Keluarga Jadi Korban, Pengungsi Gempa Palu Berisiko Gangguan Jiwa

Keluarga Jadi Korban, Pengungsi Gempa Palu Berisiko Gangguan Jiwa

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 17:45 WIB

Tak Cuma Terlihat Sedih, Ini Gejala Depresi pada Anak-anak

Tak Cuma Terlihat Sedih, Ini Gejala Depresi pada Anak-anak

Health | Selasa, 04 September 2018 | 14:00 WIB

Stop Bullying! Ini Dampak Terburuknya

Stop Bullying! Ini Dampak Terburuknya

Health | Rabu, 22 Agustus 2018 | 20:00 WIB

Terkini

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

×