Mau Punya Anak Kembar Harus Ada Keturunan Genetik?

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 16:25 WIB
Mau Punya Anak Kembar Harus Ada Keturunan Genetik?
ilustrasi anak kembar lahir dari pasangan yang punya keturunan genetik kembar. [shutterstock]

Suara.com - Faktor genetik memiliki peran cukup penting dalam menentukan seberapa besar peluang pasangan bisa memiliki anak kembar.

Jika salah satu orangtua Anda memiliki saudara kembar, maka besar kemungkinan Anda akan punya anak kembar juga di kemudian hari. Pasalnya, tubuh Anda dapat membawa gen kembar yang diwariskan dari orangtua.

Meski begitu, gen kembar yang diwariskan ini lebih mungkin untuk menghasilkan kembar tidak identik alias kembar fraternal daripada kembar identik dilansir di Hello Sehat.

Sederhananya kembar fraternal adalah sepasang anak yang dihasilkan dari pasangan sperma-telur yang berbeda. Maka DNA kedua anak kembar fraternal akan berbeda. Ini juga alasan mengapa banyak dari anak kembar fraternal tidak memiliki wajah dan karakteristik fisik lainnya yang mirip, dan kebanyakan adalah pasangan anak laki-laki dan perempuan.

Hanya gen dari pihak ibulah yang akan mewariskan peluang bagi Anda untuk punya anak kembar di kemudian hari. Pasalnya, pembentukan gen tersebut terjadi selama masa hiperovulasi wanita sementara ayah hanya berperan sebagai gen pembawa anak kembar. Bingung?

Misalnya Anda adalah seorang wanita yang lahir dari seorang ayah yang punya ibu kembar. Artinya, nenek Anda adalah sepasang kembar. Ayah Anda sendiri tidak terlahir kembar. Namun jika nantinya Anda sudah berpasangan dan berencana hamil, Anda berpeluang besar untuk punya anak kembar fraternal. Ini karena Anda mewarisi gen kembar dari nenek yang dibawa oleh ayah Anda. Untuk generasi selanjutnya, anak perempuan Anda juga berpeluang tinggi mengandung anak kembar karena mewarisi gen yang sama dari Anda.

Meski faktor genetik memiliki andil yang cukup kuat untuk menentukan peluang kehamilan kembar, tapi tidak semua kasus anak kembar berasal dari riwayat keturunan.

Kembar identik sangat jarang disebabkan oleh faktor genetik. Kembar identik terbentuk dari satu sel telur dan satu sperma menyatu menjadi zigot, seperti kehamilan tunggal pada umumnya. Namun setelah proses pembelahan, zigot akan membelah menjadi dua embrio. Selanjutnya kedua emrio ini akan tumbuh dan berkembang menjadi dua calon bayi. Pembelahan embrio ini terjadi secara spontan dan acak.

Oleh sebab itu, meski kemungkinannya kecil, tapi semua pasangan bisa hamil anak kembar meski tidak memiliki keturunan genetik kembar dalam keluarga.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas Eksploitasi Anak untuk Kepentingan Politik Bisa Dipenjara

Awas Eksploitasi Anak untuk Kepentingan Politik Bisa Dipenjara

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Miliki Ponsel, Anak Rentan Jadi Perisak di Dunia Maya

Miliki Ponsel, Anak Rentan Jadi Perisak di Dunia Maya

Tekno | Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:53 WIB

Anak dengan Penyakit Asma Lebih Rentan Obesitas, Kok Bisa?

Anak dengan Penyakit Asma Lebih Rentan Obesitas, Kok Bisa?

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:49 WIB

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Oven Mini Votre Harga Berapa? Ini Spesifikasi dan Review Penggunanya

Oven Mini Votre Harga Berapa? Ini Spesifikasi dan Review Penggunanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Motor Istri Dibegal, Holli Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

Motor Istri Dibegal, Holli Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Manajer Persija Titip Pesan untuk 5 Pemain di Timnas Indonesia: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Manajer Persija Titip Pesan untuk 5 Pemain di Timnas Indonesia: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:43 WIB

Bergson Jadi Andalan, Eks Kapten Malaysia Justru Beri Peringatan Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bergson Jadi Andalan, Eks Kapten Malaysia Justru Beri Peringatan Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:42 WIB

×