Ilmuwan Kembangkan Obat Berhenti Merokok dan Kecanduan Nikotin

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 18:15 WIB
Ilmuwan Kembangkan Obat Berhenti Merokok dan Kecanduan Nikotin
Obat untuk berhenti merokok dan kecanduan nikotin sedang dikembangkan oleh ilmuwan. (Shutterstock)

Suara.com - Obat untuk berhenti merokok bukan sekadar khayalan. Ilmuwan sedang mengembangkan senyawa yang disebut mampu membuat seseorang berhenti dari kecanduan nikotin, dan akhirnya berhenti merokok.

Merokok masih menjadi gaya hidup tidak sehat yang bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, mulai dari kanker, penyakit kardiovaskular, hingga stroke. Nah, berhenti merokok sudah banyak dijadikan resolusi kesehatan, namun cukup sulit dilakukan akibat gejala putus obat kecanduan nikotin.

Olivier George, ilmuwan dari Scripps Research Institute di La Jolla, California, bersama rekan-rekannya mengaku berhasil menemukan senyawa yang mampu memecah nikotin di dalam darah. Hal ini menurutnya bisa jadi batu loncatan untuk menyembuhkan kecanduan nikotin dan membuat obat berhenti merokok.

"Pendekatan ini bisa jadi alternatif untuk mengurangi kecanduan nikotin tanpa harus mengalami gejala putus obat dan beragam masalah berhenti merokok lainnya," ujar George, dikutip dari Health24.

Penelitian dilakukan dengan memberikan mencit yang mengalami kecanduan nikotin enzim bernama NicA2-J1. Enzim ini diproduksi oleh bakteri Pseudomonas putida, yang dimodifikasi untuk bisa menghancurkan nikotin di dalam darah.

Hal ini membuat kadar nikotin yang sampai ke otak berkurang jauh, sehingga meminimalisir risiko munculnya gejala putus obat. Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances ini, George menyebut akan melakukan penelitian lanjuta ke manusia.

"Karena bekerja di sistem peredaran marah, bukan otak, maka efek samping yang dihasilkan seharusnya kecil," tandasnya.

Tentu saja, hal ini merupakan harapan baru bagi perokok yang ingin berhenti merokok sehingga bisa terbebas dari kecanduan nikotin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

50 Tahun Lagi, Deretan Hewan Ini Diprediksi Akan Punah Massal

50 Tahun Lagi, Deretan Hewan Ini Diprediksi Akan Punah Massal

Tekno | Rabu, 17 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Perubahan Iklim Makin Parah dan Krisis Besar Dimulai Tahun 2040

Perubahan Iklim Makin Parah dan Krisis Besar Dimulai Tahun 2040

Tekno | Rabu, 10 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Robot Makin Mirip Manusia, Memicu Daya Tarik dan Ketakutan

Robot Makin Mirip Manusia, Memicu Daya Tarik dan Ketakutan

Tekno | Senin, 08 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Mengejutkan, Ilmuwan Temukan Kehidupan di 600 Meter Bawah Bumi

Mengejutkan, Ilmuwan Temukan Kehidupan di 600 Meter Bawah Bumi

Tekno | Rabu, 03 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Dijual Pasir Tiruan Mars, Segini Harganya

Dijual Pasir Tiruan Mars, Segini Harganya

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB