Heboh Remaja Mabuk Rebusan Pembalut, Ini Bahaya yang Mengancam

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Kamis, 08 November 2018 | 08:33 WIB
Heboh Remaja Mabuk Rebusan Pembalut, Ini Bahaya yang Mengancam
ilustrasi pembalut [shutterstock]

Suara.com - Sejumlah remaja di Jawa Tengah disebut-sebut mabuk rebusan pembalut yang kerap digunakan perempuan saat haid. Hal ini mereka lakukan agar bisa merasakan sensasi mabuk seperti mengisap sabu-sabu.

Nah, apa sih yang terkandung dalam pembalut dan bagaimana dampaknya jika meminum air rebusan pembalut? Seperti dilansir dari laman Livestrong, bahan kimia yang digunakan dalam pembalut, tampon bahkan popok telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia.

Salah satu bahan kimia yang digunakan dalam membuat pembalut adalah dioxin. Ini adalah produk sampingan dari klorin yang juga digunakan untuk membuat tampon, panty liners dan popok.

Undang-undang Keselamatan dan Penelitian Tampon tahun 1999 (HR 890) yang dikeluarkan oleh Distrik 14 New York menemukan bahwa dioxin memiliki efek yang bersifat komulatif dan bahan kimia ini bisa berada dalam tubuh hingga 20 tahun.

WHO bahkan mencantumkan dioxin sebagai salah satu dari sekelompok bahan kimia berbahaya yang dikenal sebagai polutan organik yang persisten karena bersifat karsinogenik atau memicu kanker. Selain dioxin, bahan kimia lainnya yakni furan, juga ditemukan dalam pembalut, popok dan tampon.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Penelitian Tekstil pada 2007 menemuoan bahwa pembalut dan tampon di seluruh dunia memgandung okkhlorinated dioxin (OCDD), hexachlorodibenzofuran (HxCDF) dan octa-chlorodibenzofuran (OCDF) yang mana ini semua adalah zat beracun yang dilarang.

Tak hanya itu pembalut juga menciptakan lingkungan yang menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri terutama jika tidak sering-sering diganti.

Salah satu risiko yang terkenal adalah Toxic Shock Syndrome (TSS), yang disebabkan oleh bakeri beracun dari Staphylococcus aureus (staph). TSS ini adalah kondisi yang mengancam jiwa karena bisa memicu kematian.

Beberapa gejala yang timbul jika terinfeksi bakteri dari pembalut yang tak diganti antara lain demam tinggi tiba-tiba, muntah, diare, tekanan darah rendah, ruam di telapak tangan atau telapak kaki, nyeri otot, kemerahan mata, mulut, dan tenggorokan.

baca juga

Jadi dari penjelasan di atas sudah bisa dibayangkan bahaya yang mengancam para para remaja yang mabuk rebusan pembalut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Punya Uang, Bocah-bocah Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita

Tak Punya Uang, Bocah-bocah Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita

News | Rabu, 07 November 2018 | 17:37 WIB

Goda Pacar Orang, Remaja di Sragen Tumbang Dikeroyok Pelajar

Goda Pacar Orang, Remaja di Sragen Tumbang Dikeroyok Pelajar

News | Senin, 05 November 2018 | 10:07 WIB

Ini yang Bisa Dilakukan untuk Cegah Remaja Gunakan Rokok Elektrik

Ini yang Bisa Dilakukan untuk Cegah Remaja Gunakan Rokok Elektrik

Health | Senin, 29 Oktober 2018 | 20:14 WIB

Terkini

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:59 WIB

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian

Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 18:49 WIB

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

Merasa Bersalah Kalau Lagi Istirahat? Saatnya Belajar Seni Memberi Jeda Lewat Tulisan Reflektif

Merasa Bersalah Kalau Lagi Istirahat? Saatnya Belajar Seni Memberi Jeda Lewat Tulisan Reflektif

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:44 WIB

×