Adelaide Dipastikan Kena Wabah Sifilis

Ade Indra Kusuma

Kamis, 15 November 2018 | 15:28 WIB
Adelaide Dipastikan Kena Wabah Sifilis
Adelaide kena wabah sifilis [shutterstcok]

Suara.com - Wabah sifilis telah dinyatakan di Adelaide, otoritas kesehatan memperingatkan bayi yang belum lahir dapat meninggal jika penyakit menular menyebar melalui rahim. Penyakit menular seksual ini awalnya ditemukan di wilayah barat, Far North Queensland, dan Eyre Peninsula.

Mengutip ABC..net.au, (14/11/2018) otoritas kesehatan SA Health mengeluarkan peringatan kepada seluruh tenaga medis dan menyarankan wabah sifilis secara resmi diperluas ke Adelaide, setelah sebelumnya hanya berada di negara bagian Far North, Eyre Peninsula dan wilayah barat.

Wabah ini dimulai di wilayah Queensland pada tahun 2011, dan sejak itu ribuan orang di empat negara bagian telah terinfeksi.

Pemerintah Federal langsung memberikan reaksi cepat tanggap menghadapi wabah Ini, dan telah meluncurkan bantuan-bantuan kesehatan di pusat-pusat wilayahi Queensland, Northern Territory, dan Australia Barat.

Direktur pengendalian penyakit menular kesehatan SA, Louise Flood, mengatakan "Ada peningkatan dalam kasus sifilis di Adelaide selama enam bulan terakhir, semua dokter disarankan untuk menawarkan tes sifilis kepada penduduk untuk membantu mengendalikan wabah itu," kata Dr Flood.

SA Health menunjukkan 49 orang telah didiagnosis dengan sifilis terkait dengan wabah di Far North, Eyre Peninsula dan wilayah barat sejak wabah itu dideklarasikan di daerah tersebut pada bulan November 2016.

Pada bulan Oktober, para profesional kesehatan mengatakan kepada ABC bahwa diperlukan waktu bertahun-tahun untuk menurunkan tingkat infeksi secara nasional, dan menyerukan kepada Pemerintah untuk mendanai program pencegahan jangka panjang dan berkelanjutan yang menggabungkan pendidikan kesehatan seksual dengan pelatihan.

Menurut data Departemen Kesehatan Federal, ada lebih dari 2.300 kasus sifilis yang diberitahukan di empat yurisdiksi. Hingga tujuh bayi dilaporkan meninggal.

Stephen Wade, Menteri Kesehatan SA mengatakan pemerintah akan terus melakukan tindakan menghadapi wabah ini.

baca juga

"Salah satu hal yang kami lakukan adalah membuat register sifilis (alat tes cepat yang bisa mengidentifikasi dengan segera jika seseorang terkena sifilis) di Australia Selatan untuk memperkuat kapasitas demi menindaklanjuti kasus infeksi sifilis," kata Wade.

"Kami akan terus bekerja dengan organisasi, para profesional kesehatan lainnya untuk memastikan sumber daya kami ditargetkan untuk bisa mengatasi dampak maksimum wabah ini," tegas Wade.

"Penting untuk dicatat wabah ini akan menjadi tanggung jawab negara," lanjutnya.

Peringatan yang dikirim oleh SA Health memperingatkan bahwa penyakit yang ini bisa juga ditularkan dari ibu hamil ke bayi yang belum lahir, yang dapat menyebabkan kematian perinatal, persalinan prematur dan kelainan kongenital.

Di Australia Selatan, ada lima kasus sifilis yang didiagnosis pada wanita hamil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Ajak Australia Ikut Selesaikan Masalah Palestina-Israel

Indonesia Ajak Australia Ikut Selesaikan Masalah Palestina-Israel

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:18 WIB

Kemenkes Tegaskan Tak Ada Wabah Japanese Encephalitis di Bali

Kemenkes Tegaskan Tak Ada Wabah Japanese Encephalitis di Bali

Health | Selasa, 13 November 2018 | 15:45 WIB

Anggota ISIS Roboh Diterjang Timah Panas di Melbourne

Anggota ISIS Roboh Diterjang Timah Panas di Melbourne

News | Jum'at, 09 November 2018 | 20:41 WIB

Terkini

Sebuah Truk Terguling di Jalan Tol Dalam Kota Akibat Pecah Ban, Kernet Alami Luka-luka

Sebuah Truk Terguling di Jalan Tol Dalam Kota Akibat Pecah Ban, Kernet Alami Luka-luka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:49 WIB

Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak

Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 16:48 WIB

Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand

Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:46 WIB

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:45 WIB

Wuling Boyong Jajaran Kendaraan Elektrifikasi di Pameran Otomotif Akhir Tahun

Wuling Boyong Jajaran Kendaraan Elektrifikasi di Pameran Otomotif Akhir Tahun

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 16:44 WIB

Anak Krakatau Masih Siaga, Suplai Magma dari Kedalaman Meningkat

Anak Krakatau Masih Siaga, Suplai Magma dari Kedalaman Meningkat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:42 WIB

Spesial Nasabah BRI! Nikmati Diskon Perawatan di Befabs Clinic hingga Akhir Tahun

Spesial Nasabah BRI! Nikmati Diskon Perawatan di Befabs Clinic hingga Akhir Tahun

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Pelampung yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1, 5 Jurnalis Masih Dicari

Pelampung yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1, 5 Jurnalis Masih Dicari

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:38 WIB

×