Tangani Korban Tsunami di Selat Sunda, Ini yang Dilakukan IDI

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 23 Desember 2018 | 19:48 WIB
Tangani Korban Tsunami di Selat Sunda, Ini yang Dilakukan IDI
Warga korban tsunami mendapat perawatan di Pukesmas Pagelaran, Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/Basarnas/pras]

Suara.com - Untuk menangani para korban tsunami di Selat Sunda yang menerjang wilayah pantai di Banten, di mana korban dan kerusakan terparah terjadi di Pandeglang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) langsung melakukan berbagai upaya.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten dibantu Sekitar 100 tenaga medis dari IDI Cabang, Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI), dan Perhimpunan dokter emergensi Indonesia (PDEI) berupaya menangani korban secara cepat.

Selain itu, Ketua IDI Wilayah Banten, dr Hendrarto, SpTHT dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Minggu (23/12/2018) mengatakan, lima posko juga didirikan di puskesmas area terdampak tsunami meliputi: Carita, Labuan, Panimbang, Cibaliung, dan Sumur untuk penanganan medis tanggap darurat.

Sementara itu, untuk penanganan operasi dan perawatan korban tingkat lanjut ditangani oleh lima rumah sakit (RS) dan RSU di Banten. "Yaitu, RS Drajat, RSUD Banten, RSU Pandeglang, RS Berkah, RS Sari Asih," jelas dr Atep Supriadi, SpEm, Koordinator lapangan tim medis IDI Banten.

Saat ini, lanjut dr Moh Adib Khumaidi, SpOT, Ketua PDEI, tim medis sedang melangsungkan penanganan operasi ortopedi (bedah tulang) dan bedah syaraf bagi para korban. "Dalam situasi bencana seperti ini, jumlah korban terbanyak paling membutuhkan penanganan ortopedi dan trauma," jelas dr Adib yang juga Sekjen PABOI.

Agar penanganan korban tsunami bisa dilakukan cepat dan maksimal, tim medis IDI juga terus menambah tenaga medis yang dibutuhkan seperti, ortopedi, bedah saraf, obgyn, pediatrik (anak), serta tambahan alat medis darurat, persediaan obat-obatan semakin menipis, serta ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit rujukan.

Untuk evakuasi jenazah korban tsunami di area terdampak sedang dan terus dilakukan oleh para relawan bencana bersama TNI dan Polri, sedangkan total korban hingga saat ini masih terus bertambah.

"Untuk korban luka-luka yang sudah tertangani, sebagian sudah pulang atau dirujuk untuk penanganan lebih intensif, sebagian masih dirawat di posko medis dan RS setempat," jelas dr Adib terkait penanganan yang dilakukan IDI terhadap para korban tsunami di Selat Sunda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Keluarga ke Anyer Jadi Korban Tsunami, Istri Parwanto Belum Ditemukan

Satu Keluarga ke Anyer Jadi Korban Tsunami, Istri Parwanto Belum Ditemukan

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 19:32 WIB

Penanganan Pasca Tsunami Banten Lewat Darat, JK: Jalan Kondisi Baik

Penanganan Pasca Tsunami Banten Lewat Darat, JK: Jalan Kondisi Baik

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 18:13 WIB

Sampaikan Duka untuk Tsunami di Selat Sunda, Ini yang Dilakukan Kemenpar

Sampaikan Duka untuk Tsunami di Selat Sunda, Ini yang Dilakukan Kemenpar

Lifestyle | Minggu, 23 Desember 2018 | 18:45 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB