Bagaimana Cara Atasi Peristiwa Traumatik Pasca Tragedi Bencana?

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Rabu, 26 Desember 2018 | 16:07 WIB
Bagaimana Cara Atasi Peristiwa Traumatik Pasca Tragedi Bencana?
Seorang bocah bermain dengan barang yang rusak diterjang gelombang tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Jumlah korban akibat tsunami Selat Sunda terus bertambah, kali ini sudah terupdate sebanyak 430 orang meninggal dunia 1.495 orang luka-luka, 21.091 orang mengungsi pasca tsunami Selat Sunda.

"Sebanyak 430 meninggal dunia, 1.495 orang luka-luka, sementara yang mengungsi 21.091 orang," kata Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Sutopo, di kantor BNPB, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Kepala Seksi Data BMKG Serang, Tardjono mengatakan potensi hujan itu terjadi pagi, siang, sore, malam hingga dini hari. Karena itu, masyarakat diminta mewaspadai banjir dan longsor. Disamping itu juga tiupan angin cukup tinggi hingga 20 kilometer per jam dan bergerak dari Barat Daya hingga Barat.

Sedangkan, ketinggian gelombang Perairan Selat Sunda bagian Selatan berkisar 0,75 meter sampa 1,25 meter dan Selatan Banten antara 0,75 meter sampai 2,5 meter dan gelombang bergerak dari Barat Daya hingga Barat.

"Kami minta warga tetap waspada menghadapi cuaca buruk itu," kata Tardjono di Posko Utama Bencana Tsunami di Labuan, Rabu (26/12/2018).

Bicara bencana pasti meninggalkan peristiwa traumatis yang dapat memiliki dampak psikologis yang luar biasa pada individu, bahkan jika mereka tidak terlibat langsung. Tengok saja korban akibat tsunami selat sunda, hingga 430 orang.

Orang yang selamat, pasti mengalami serangkaian emosi, termasuk kemarahan, frustrasi dan kesedihan, dan dapat bereaksi dengan berbagai cara, termasuk gejala fisik dan psikologis. Dampak dan reaksi dapat terjadi segera atau mungkin muncul setelah beberapa waktu.

Ada langkah-langkah yang dapat diambil individu untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka untuk mengurangi dan mengurangi dampak psikosomatik.

Mengutip psychiatry, APA (American Psychiatric Association) merekomendasikan untuk mengikuti 5 langkah-langkah ini untuk mulai mengatasi stres yang mungkin terjadi setelah sebuah tragedi bencana.

1. Anda harus tetap memantau perkembangan baru, tetapi hindari paparan berlebih untuk membaca siaran ulang berita dari acara tersebut. Pastikan untuk menggunakan sumber informasi yang kredibel untuk menghindari spekulasi dan rumor.

2. Pelajari sumber daya lokal apa yang tersedia untuk membantu mereka yang terkena dampak tragedi dan bersiaplah untuk membagikan informasi-informasi lainnya.

3. Jika Anda merasa cemas, marah atau tertekan, Anda tidak sendirian. Bicaralah dengan teman, keluarga atau kolega yang kemungkinan mengalami perasaan yang sama.

4. Jika Anda memiliki sanak saudara, terus berdialog dengan mereka mengenai ketakutan dan peristiwa traumatis yang Anda alami. Biarkan mereka tahu bahwa pada saatnya nanti, tragedi akan berlalu. Jangan meminimalkan bahaya, tetapi bicarakan kemampuan Anda untuk mengatasi tragedi dan melewati cobaan itu.

5.  Perasaan cemas dan depresi setelah peristiwa traumatis adalah wajar. Jika gejala ini berlanjut, bahkan setelah pesanan dipulihkan, atau jika perasaan ini mulai membanjiri Anda, mintalah saran dari psikiater di komunitas Anda.

Seperti apa sih reaksi umum ketika seseorang mengalami peristiwa traumatis?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like

Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 16:04 WIB

KRI Teluk Cirebon Temukan 2 Mayat Korban Tsunami Selat Sunda di Laut

KRI Teluk Cirebon Temukan 2 Mayat Korban Tsunami Selat Sunda di Laut

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:54 WIB

Pajang Foto Mendiang Istri, Ade Jigo : Aku Mencintaimu

Pajang Foto Mendiang Istri, Ade Jigo : Aku Mencintaimu

Entertainment | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:48 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB