Ronaldikin Meninggal, Ini 5 Jenis Infeksi Paru Paling Mematikan

M. Reza Sulaiman

Rabu, 23 Januari 2019 | 07:05 WIB
Ronaldikin Meninggal, Ini 5 Jenis Infeksi Paru Paling Mematikan
Ronaldikin meninggal dunia, kenali jenis infeksi paru paling mematikan. [twitter/MilanistiOrId]

Suara.com - Ronaldikin Meninggal, Ini 5 Jenis Infeksi Paru Paling Mematikan

Meninggalnya Sodikin, atau yang terkenal sebagai Ronaldikin karena kemiripannya dengan atlet sepakbola Ronaldinho, meninggal duka bagi dunia sepakbola Indonesia.

Diketahui, Ronaldikin meninggal dunia lantaran mengidap penyakit infeksi paru-paru. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Al-Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (22/1/2019).

Di sisi lain, infeksi paru-paru masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di Indonesia. Untuk itu, penting bagi kita mengenali jenis infeksi paru paling mematikan, seperti Suara.com rangkum dari berbagai sumber.

1. ISPA

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang menyerang salah satu bagian napas, antara lain hidung, sinus, faring, dan laring.

Virus utama penyebab ISPA adalah rhinovirus dan coronavirus. Virus lain yang juga menjadi penyebab ISPA adalah virus parainfluenza, respiratory syncytial virus, dan adenovirus.

2. Pneumonia

Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Penyakit ini sering disebut sebagai paru-paru basah, karena paru bisa saja dipenuhi dengan cairan dan lendir.

baca juga

WHO menyebutkan pneumonia adalah penyebab 16% kematian balita di dunia pada tahun 2015. Sementara, di Indonesia sendiri, penyakit pneumonia pada anak menyebabkan 2-3 balita yang meninggal setiap jamnya.

3. Tuberkulosis

Tuberkulosis alias TBC merupakan penyakit infeksi yang paling sering ditemui di paru. Diperkirakan sekitar 10 juta orang terinfeksi tuberkulosis setiap tahunnya, dengan jumlah kematian 1,6 juta orang.

Bahaya tuberkulosis bukan hanya dari kematian, proses penularannya yang mudah, hanya lewat udara, membuatnya gampang menginfeksi populasi penduduk. Meski begitu, tuberkulosis bisa disembuhkan dengan patuh minum obat dan rutin kontrol ke dokter.

Ronaldikin meninggal, kenali jenis infeksi paru paling berbahaya. (Shutterstock)
Ronaldikin meninggal, kenali jenis infeksi paru paling mematikan. (Shutterstock)

4. Hipertensi paru

Hipertensi paru tidak hanya berbahaya bagi paru itu sendiri, namun juga jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ronaldikin Meninggal Dunia, Bobotoh dan Milanisti Berduka

Ronaldikin Meninggal Dunia, Bobotoh dan Milanisti Berduka

Bola | Selasa, 22 Januari 2019 | 22:45 WIB

Ronaldikin Meninggal karena Sakit Paru-paru

Ronaldikin Meninggal karena Sakit Paru-paru

Bola | Selasa, 22 Januari 2019 | 19:42 WIB

Ronaldikin Si Kembaran Ronaldinho Asal Indonesia Meninggal Dunia

Ronaldikin Si Kembaran Ronaldinho Asal Indonesia Meninggal Dunia

Entertainment | Selasa, 22 Januari 2019 | 18:03 WIB

Bedakan Infeksi Bakteri dan Virus Sebelum Konsumsi Antibiotik

Bedakan Infeksi Bakteri dan Virus Sebelum Konsumsi Antibiotik

Health | Minggu, 13 Januari 2019 | 18:10 WIB

Hiii, Begini Wujud Paru-paru Mereka yang Terbiasa Merokok

Hiii, Begini Wujud Paru-paru Mereka yang Terbiasa Merokok

Health | Minggu, 06 Januari 2019 | 17:22 WIB

Lalai Menyimpan Obat, Ribuan Pasien Terancam Terpapar Virus HIV

Lalai Menyimpan Obat, Ribuan Pasien Terancam Terpapar Virus HIV

Health | Selasa, 01 Januari 2019 | 14:29 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×