Jenis Kanker Paru yang Diidap Perokok Filter dan Kretek Ternyata Berbeda

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 28 Februari 2019 | 19:42 WIB
Jenis Kanker Paru yang Diidap Perokok Filter dan Kretek Ternyata Berbeda
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

Suara.com - Anda pasti tahu jika rokok merupakan salah satu pemicu kanker paru. Baik perokok aktif maupun pasif yang tak sengaja terpajan asap rokok juga memiliki risiko yang sama meski persentasenya berbeda. Tapi tahukah Anda bahwa jenis kanker paru yang diidap perokok filter dan perokok kretek ternyata berbeda.

Disampaikan dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D., Sp.P(K), dari FKUI/RS Pusat Persahabatan, perokok aktif berisiko 13,6 kali lipat mengidap kanker paru, sedangkan perokok pasif berisiko 4 kali lipat mengirap kanker paru dibandingkan mereka yang tidak merokok sama sekali.

"Kita sebut perokok aktif itu kalau mengisap minimal sebatang sehari," ujar dr. Sita dalam temu media di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Untuk jenis kankernya sendiri, kata dr. Sita, berbeda antara perokok filter dengan perokok kretek. Dr. Sita menjelaskan, rokok kretek cenderung memiliki partikel yang lebih besar sehingga membuat perokok kesulitan bernapas. Jenis kankernya sendiri menyerang rongga napas besar.

"Kalau perokok fikter partikelnya lebih kecil sehingga lebih rentan ke jaringan paru perifer dan jenis kankernya sendiri adenokarsinoma," tandas dia.

Kanker paru sendiri merupakan kanker dengan angka kematian tertinggi di dunia di antara seluruh kanker. Satu dari lima kematian seluruh kanker disebabkan oleh kanker paru. Sekitar 1,7 juta orang meninggal setiap tahunnya karena kanker paru.

"Kanker paru juga merupakan jenis kanker dengan insiden tertinggi pada lelaki di Indonesia. Tapi di perempuan, angkanya juga termasuk tinggi. Nomor dua setelah kanker payudara," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Imunoterapi, Senjata Harapan Baru Bagi Penderita Kanker Paru

Mengenal Imunoterapi, Senjata Harapan Baru Bagi Penderita Kanker Paru

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 17:44 WIB

Waduh, 1 dari 5 Perempuan Percaya Pap Smear Bisa Deteksi Kanker Ovarium

Waduh, 1 dari 5 Perempuan Percaya Pap Smear Bisa Deteksi Kanker Ovarium

Health | Rabu, 27 Februari 2019 | 14:30 WIB

Kanker Dikira Kulit Kering, Perempuan Kehilangan Cuping Hidung

Kanker Dikira Kulit Kering, Perempuan Kehilangan Cuping Hidung

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 13:39 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×