Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Bisa Dicegah dengan Tirai Pintar

Vania Rossa

Kamis, 14 Maret 2019 | 12:28 WIB
Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Bisa Dicegah dengan Tirai Pintar
Ilustrasi tirai. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), penyakit yang ditularkan nyamuk seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan chikungunya, kerap ditemui pada para pengungsi di daerah bencana. WHO juga menandai beberapa penyakit yang sering terjadi di daerah bencana seperti kolera, diare, infeksi saluran pernasapasan akut (ISPA), dan tipus. Anak-anak di daerah bencana juga rentan terkena cacar, rubella, tetanus dan polio.

Tahun 2018 lalu, Indonesia didera beberapa bencana alam yang mengakibatkan kerugian material maupun immaterial yang tak sedikit, terutama pada masyarakat yang terkena dampak langsung. Tak cukup hanya mengalami kerugian, masyarakat di daerah bencana ini juga masih harus menghadapi sederet risiko kesehatan.

Kondisi sanitasi yang kurang baik dan menurunnya daya tahan tubuh, membuat korban bencana dan penyintas rawan terkena penyakit tersebut. Untuk itu, pencegahan penyakit menular setelah masa tanggap darurat menjadi hal yang sangat krusial untuk dilakukan.

Untuk pencegahan penyakit yang menyebar melalui nyamuk, terutama di musim hujan seperti ini, cara tradisional seperti memasang kelambu, tirai, atau memakai selimut bisa jadi pilihan. LivOpen, brand tirai pintar anti nyamuk dengan teknologi SmarTech dari PT. Unilever Enterprises Indonesia, anak perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk., dapat membantu pencegahan penyakit endemik yang disebabkan oleh nyamuk, terutama di wilayah yang terkena dampak bencana alam pada tahun 2018.

Dan sebagai bentuk kepedulian Unilever Enterprises Indonesia, LivOpen telah membagikan 145.000 produknya yang disertai dengan rangkaian edukasi mengenai penggunaan kelambu berinsektisida dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.

Program edukasi masyarakat yang tinggal di pengungsian dan pembagian LivOpen ini akan berlangsung sampai akhir April 2019, berkolaborasi dengan Kitabisa.com, Dompet Dhuafa, Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan mahasiswa Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB). Daerah yang dituju merupakan daerah yang pernah terkena bencana di tahun 2018 lalu, seperti Lombok, Nusa Tenggara Barat, Palu-Sigi-Donggala, serta Banten dan Lampung.

Adeline Ausy Setiawan selaku Managing Director PT Unilever Enterprises Indonesia, menjelaskan, "LivOpen merupakan tirai pintar anti nyamuk dengan SmarTech technology yang terdiri dari varian tirai pintu, jendela besar, jendela kecil, ventilasi, dan kelambu yang dapat melindungi rumah dan tempat pengungsian dari nyamuk sepanjang hari dan malam. Kandungan aktif yang terdapat dalam tirai LivOpen mampu membunuh dan mengusir nyamuk sampai 99%. Untuk itu, sejalan dengan komitmen Unilever Sustainable Living Plan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, LivOpen membantu untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk kesehatan, terutama bagi para pengungsi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Penyakit Langka dan Dampaknya yang Jarang Diketahui

10 Penyakit Langka dan Dampaknya yang Jarang Diketahui

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 19:30 WIB

Pernah Operasi, Hidung Perempuan Ini Membesar Kena Penyakit Langka

Pernah Operasi, Hidung Perempuan Ini Membesar Kena Penyakit Langka

Health | Sabtu, 09 Maret 2019 | 12:38 WIB

Baru Saja Didiagnosis HIV, Pemuda Ini Ungkap Gejala yang Dialaminya

Baru Saja Didiagnosis HIV, Pemuda Ini Ungkap Gejala yang Dialaminya

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 06:40 WIB

Terkini

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB