Cerita Naufal, Obesitas dengan Berat 238 Kg yang Jalani Operasi Bariatrik

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2019 | 15:27 WIB
Cerita Naufal, Obesitas dengan Berat 238 Kg yang Jalani Operasi Bariatrik
Mohammad Naufal Abdillah, lelaki obesitas dengan bobot 238 kilogram [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Cerita Naufal, Obesitas dengan Berat 238 Kg yang Jalani Operasi Bariatrik.

Kisah kasus obesitas ekstrim di beberapa daerah mungkin sudah sering kita dengar. Mulai dari Arya Permana bocah asal Karawang yang memiliki bobot 192 kg, hingga Titi Wati asal Palangkaraya yang ditemukan memiliki bobot hingga 350 kg.

Nah di Jakarta juga terdapat kasus obesitas ekstrim yang dalam istilah medis disebut obesitas morbid. Kondisi ini dialami Mohammad Naufal Abdillah, lelaki berusia 23 tahun yang memiliki bobot 238 kilogram dengan IMT 95,3 pada Oktober 2018 lalu. Naufal pun menceritakan penyebab hingga berat badannya mencapai 238 kilogram.

"Saya dari kecil memang lahir normal tapi setiap bulan naik 1 kilogram. Bahkan di kelas 6 SD berat badan saya sampai 110 kg. Tapi itu masih main futsal, berenang jalan-jalan. Terus masuk pesantren kehidupannya stres full, pelampiasan ke makanan kalau capek makan mi instan atau makan yang banyak," ujar Naufal dalam temu media yang dihelat RSPI, Kamis (14/3/2019).

Naufal menambahkan, meski ia tetap aktif beraktivitas, berat badannya terus bertambah. Ia merasa mudah lelah saat beraktivitas. Gerak terbatas padahal di usianya masih banyak hal yang harus dicapainya.

"Hingga akhirnya ketemu dr David dan diputuskan untuk menjalani tindakan bariatrik untuk mengatasi obesitas ini," kata Naufal.

Naufal pun menjalani tindakan bariatrik pada Desember 2018 lalu. Kini empat bulan setelah menjalani tindakan bariatrik, Naufal mengatakan bahwa bobot tubuhnya sudah berkurang sebanyak 36 kilogram dengan penurunan IMT menjadi 80,9.

Ia pun menceritakan perbedaan yang dirasakannya setelah menjalani operasi bariatrik. Badannya menjadi lebih ringan, dan kini saat menjalani ibadah salat tubuhnya lebih mudah digerakkan.

"Pertama turun 15 kg, sebulan lalu timbang 202 dari 238 kg. Kata dokter harus hindari makanan yang tinggi gula. Sekali-kali aja boleh. Tapi ada beberapa makanan yang saya nggak bisa lagi makan, nasi nggak bisa karena sakit, jadi ganti roti. Ayam gabisa ganti ikan," imbuhnya.

Kini Naufal mulai menjalani pola hidup sehat. Untuk mengakali nafsu mengonsumsi makanan lezat, Naufal pun mengalihkannya dengan menonton tayangan makanan di Youtube.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Banyak Tapi Nggak Kenyang-Kenyang, Mungkin Ini Alasannya!

Makan Banyak Tapi Nggak Kenyang-Kenyang, Mungkin Ini Alasannya!

Health | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:46 WIB

Obesitas Hingga Cedera, Perempuan Salahkan Suaminya yang Jago Masak

Obesitas Hingga Cedera, Perempuan Salahkan Suaminya yang Jago Masak

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 18:20 WIB

Ada Kaitan Obesitas Anak dengan Pemberian Susu Formula, Ini Studinya

Ada Kaitan Obesitas Anak dengan Pemberian Susu Formula, Ini Studinya

Health | Rabu, 06 Maret 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB