Array

Ingin Minimalkan Screen Time Anak, Ini Tips Bagi Orang Tua

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:25 WIB
Ingin Minimalkan Screen Time Anak, Ini Tips Bagi Orang Tua
Tips bagi orang tua untuk minimalkan screen time gadget pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Ingin Minimalkan Screen Time Anak, Ini Tips Bagi Orang Tua

Pemakaian gadget dan screen time yang berlebihan menimbulkan sejumlah keprihatinan dan kehawatiran dari berbagai pihak, mulai dari orang tua, praktisi pendidikan serta praktisi kesehatan.

Padahal, kata konselor keluarga dan pemerhati anak, Muhammad Agus Syafii, pemakaian gadget berlebihan dan menyebabkan ketergantungan. Hal ini menurutnya, secara tidak disadari merupakan kesalahan yang dilakukan orang tua.

"Banyak orang tua mereduksi arti kasih sayang dengan gadget. Anak menjadi anteng karena sibuk dengan gadget, anak nurut karena gadget. Namun anak dan orang tua kehilangan keakraban, anak kehilangan daya berpikir kritis, anak kehilangan kampus kehidupan," ungkap Agus yang juga pendiri Rumah Amalia, sebagai rumah belajar bagi anak yatim dan duafa, dalam sosialisasi yang bertemakan 'Merdekakan Hak Anak' di Teras Kota, Tangerang Selatan, Selasa (26/3/2019).

Jika sudah begini, lanjut dia, pemakain gadget dapat berpotensi menghambat perkembangan motorik dan sosial anak. Belum lagi ancaman gaya hidup sedentari yang membuat anak malas bergerak.

Untuk itu, Agus menekankan pentingnya peran keluarga sebagai kampus pertama bagi anak, di mana tenaga pengajarnya adalah orang tua, yakni ayah dan ibu. Seharusnya, lanjut dia, saat di rumah, anak bisa bebas berdiskusi, mengeluarkan pendapat dan bertukar pikiran di dalam keluarga.

Ilustrasi anak bermain gawai. (Pixabay)
Ilustrasi anak bermain gawai. (Pixabay)

"Sebagai orang tua harus mempunyai quality time untuk anak. Sekarang orang tua harus dapat menyisihkan waktu beberapa jam untuk menjalin kehangatan dalam keluarga," ujarnya.

Selain itu, sering-seringlah ajak anak bermain bersama, seperti permainan kreatif dan edukatif yang dibuat sendiri, bermain ke alam sekitar atau permainan sederhana lainnya, karena yang dibutuhkan anak kata Agus adalah kehadiran orang tuanya.

"Mari merdekakan hak anak untuk mendapatkan pendidikan melalui kampus kehidupan yang bernama keluarga. Ayah dan ibu sebagai dosennya. Bangun keakraban, ajak anak berdiskusi, berdebat dan berargumentasi, lupakan gadget sejenak," tutup dia.

Baca Juga: Boleh Ditiru, Cara Selebgram Babymoonella Minimalkan Screen Time

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI