Penganiaya Audrey Selfie di Kantor Polisi, Psikolog: Mereka Ingin Perhatian

Ade Indra Kusuma

Kamis, 11 April 2019 | 11:44 WIB
Penganiaya Audrey Selfie di Kantor Polisi, Psikolog: Mereka Ingin Perhatian
Tiga terduga pelaku kekerasan terhadap Audrey saat selfie di kantor polisi - (Instagram)

Suara.com - Pengeroyok Audrey Selfie di Kantor Polisi, Psikolog: Mereka Ingin Perhatian.

Kasus Bullying dan penganiayaan gadis berusia 14 tahun asal Kalimantan Barat, yang dikeroyok oleh belasan temannya memang mendapat banyak sorotan masyarakat.

Para psikolog pun angkat bicara dan menyayangkan atas perilaku remaja masa kini yang dianggap kian menurun nilai-nilai moral dan keagamaannya.

Psikolog Anak dan Remaja, Erna Marina Kusuma M.Psi., C.Ft, ikut mengomentari bahwasannya para pelaku menunjukkan tidak adanya kebahagian dalam hidupnya.

"Lingkungan dan pergaulan sosial sangat mempengaruhi pembentukan karakter individu remaja. Anak-anak kita ini yang menjadi pelaku yang suka membully sebenarnyua adalah anak yang tidak merasa bahagia di hidupnya terutama dalam pemenuhan emosi kasih sayang. Anak yang tidak mendapatkan kebahagiaan cenderung iri dengan anak lain yang kelihatan baik terutama jika berasal dari keluarga yang hangat hubungan satu dengan lainnya," buka Erna saat dihubungi Suara.com, Kamis (11/4/2019).

Justice for Audrey [Suara.com/Ema Rohimah]
Justice for Audrey [Suara.com/Ema Rohimah]

Erna menyebut Jika seorang anak dari kecil terbiasa melihat kekerasan atau terbiasa di manja dengan tidak wajar biasanya malah akan berpotensi membully orang lain. Terutama jika dari ekonomi yang mapan atau punya kedudukan penting.

"Jika anak selalu dapat semua yang di inginkan tanpa ada usaha. Atau jika anak membuat masalah orangtua yang akan menyelesaikan tanpa mendidik anak untuk belajar menyelesaikan masalah yang dibuat. Akibatnya anak akan semaunya dan hanya mementingkan diri sendiri,"

"Dalam kasus ini bahkan mereka itu dimedsos pamer foto selfie ya, padahal sudah tertangkap dan berada di kantor poilisi. Ini memperlihatkan bahwa mereka sebenernya ingin menarik perhatian dan menunjukkan bahwa mereka hebat. Mereka mau menunjukkan terserah andaikata mereka masuk penjara, yang penting mereka sudah masuk berita dan jadi terkenal," lanjut Erna.

baca juga

Erna menambahkan perilaku ini masuk dalam sebuah kategori sikap pembangkangan yang biasanya sangat sering terjadi pada anak-anak yang tidak merasa bahagia dengan banyak hal.

"Mereka bisa jadi tidak bahagia di rumah, sengaja menarik perhatian atau sengaja balas dendam ke orangtua dengan melakukan hal memalukan supaya orang tua dan keluarga malu dan mereka akan puas karena merasa sudah kasih pelajaran ke orangtua karena selama ini tidak memperhatikan mereka," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh JusticeForAudrey, Ini Pesohor Dunia yang Juga Korban Bully

Heboh JusticeForAudrey, Ini Pesohor Dunia yang Juga Korban Bully

Lifestyle | Kamis, 11 April 2019 | 11:30 WIB

Ini Kondisi Terbaru Audrey di Rumah Sakit Promedika

Ini Kondisi Terbaru Audrey di Rumah Sakit Promedika

News | Kamis, 11 April 2019 | 10:26 WIB

Dijenguk Atta Halilintar, Audrey Langsung Minta Follow Back

Dijenguk Atta Halilintar, Audrey Langsung Minta Follow Back

Entertainment | Kamis, 11 April 2019 | 10:19 WIB

Terkini

Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO

Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×