Punya Efek Samping, Orang dengan Kondisi Ini Tak Boleh Konsumsi Jahe

Vika Widiastuti

Rabu, 17 April 2019 | 17:51 WIB
Punya Efek Samping, Orang dengan Kondisi Ini Tak Boleh Konsumsi Jahe
Ilustrasi jahe. (Shutterstock)

Suara.com - Jahe selama ini dianggap sebagai bumbu dapur yang bermanfaat untuk kesehatan. Namun, ternyata jahe juga menimbulkan efek saat dikonsumsi orang yang mengalami kondisi tertentu. 

Jangankan dikonsumsi oleh orang dengan kondisi tertentu, jahe juga bisa memberikan efek tak menyenangkan jika dikonsumsi secara berlebih baik sebagai obat tradisional, makanan maupun minuman.

Dilansir HiMedik dari curejoy.com, ahli herbal menyarankan untuk tidak mengonsumsi jahe lebih dari 4 gram sehari. Karena mengonsumsi jahe terlalu banyak bisa menimbulkan rasa mulas, perut kembung, mual dan gangguan pencernaan lainnya.

Adapun orang yang tidak boleh mengonsumsi jahe terlalu banyak, yakni penderita maag dan ibu hamil karena jahe termasuk obat pengencer darah seperti warfin dan aspirin.

Selain ibu hamil dan penderita maag, orang dengan gangguan kesehatan seperti di bawah ini juga tidak boleh mengonsumsi jahe dalam bentuk dan tujuan apapun.

Ilustrasi teh akar jahe antiinflamasi. (unsplash/@dominikmartin)
Ilustrasi minuman jahe (unsplash/@dominikmartin)

1. Penderita peradangan

Bagi seseorang yang menderita bisul dan radang usus tidak pernah disarankan mengonsumsi jahe sebagai obat tradisional. Karena jahe segar dapat menyebabkan penyumbatan usus yang akan memperparah peradangan.

2. Penderita batu empedu

Jahe sebagai obat tradisional juga bisa berdampak buruk bagi penderita batu empedu yang membantu meningkatkan produksi empedu.

baca juga

3. Orang yang sedang pendarahan dan baru saja operasi

Orang yang sedang mengalami pendarahan dan baru saja operasi tidak disarankan untuk mengonsumsi jahe terlalu cepat. Karena jahe dapat memperlambat pembekuan darah lalu yang mengakibatkan risiko pendarahan justru makin meningkat.

Begitu pula bagi pasien yang baru saja menjalani operasi. Karena jahe hanya akan meningkatkan risiko pendarahan dan pasien diminta menghindarinya selama 2 minggu. (HiMedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Ini 7 Makanan yang Bermanfaat untuk Menguatkan Tulang

Catat! Ini 7 Makanan yang Bermanfaat untuk Menguatkan Tulang

Health | Selasa, 16 April 2019 | 18:10 WIB

Bahaya Ngecat Rambut saat Hamil Kayak Nikita Mirzani, Mitos atau Fakta?

Bahaya Ngecat Rambut saat Hamil Kayak Nikita Mirzani, Mitos atau Fakta?

Lifestyle | Selasa, 16 April 2019 | 14:36 WIB

4 Makanan yang Tingkatkan Risiko Keguguran

4 Makanan yang Tingkatkan Risiko Keguguran

Health | Senin, 15 April 2019 | 19:00 WIB

Studi: Konsumsi Minyak Ikan Saat Hamil Buat Pertumbuhan Anak Lebih Baik

Studi: Konsumsi Minyak Ikan Saat Hamil Buat Pertumbuhan Anak Lebih Baik

Health | Senin, 15 April 2019 | 16:05 WIB

Pilih-pilih Makanan Saat Hamil Bisa Bikin Janin Alergi?

Pilih-pilih Makanan Saat Hamil Bisa Bikin Janin Alergi?

Health | Rabu, 10 April 2019 | 17:00 WIB

Jangan Remehkan, Sering Sendawa Bisa Jadi Gejala Maag

Jangan Remehkan, Sering Sendawa Bisa Jadi Gejala Maag

Health | Sabtu, 30 Maret 2019 | 09:19 WIB

Ibu yang Baru Melahirkan Disarankan Ikut Yoga, Ini Alasannya

Ibu yang Baru Melahirkan Disarankan Ikut Yoga, Ini Alasannya

Health | Jum'at, 29 Maret 2019 | 16:13 WIB

Terkini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

×