Pijat Akupresur Ternyata Bisa Atasi Nyeri Haid Hingga Tingkatkan Vitalitas

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 25 April 2019 | 19:05 WIB
Pijat Akupresur Ternyata Bisa Atasi Nyeri Haid Hingga Tingkatkan Vitalitas
Ilustrasi Pijat Akupresur. (Pixabay)

Suara.com - Pijat Akupresur Ternyata Bisa Atasi Nyeri Haid Hingga Tingkatkan Vitalitas.

Nyeri haid umum dialami kaum hawa di hari-hari pertama menstruasi. Tak jarang nyeri haid ini terasa sangat menyakitkan hingga mengganggu dalam beraktivitas.

Nah jika Anda termasuk  yang mengalami nyeri hebat saat menstruasi, coba atasi dengan pijat akupresur.

I Wayan Sukeria, SKM selaku Trainer Pelayanan Kesehatan Tradisional Akupresur menjelaskan, bahwa untuk nyeri haid dapat dilakukan dengan pemijatan pada tiga titik.

Pertama, adalah bagian punggung tangan antara ibu jari dan telunjuk. Tekan bagian ini dalam hitungan 30 kali. Penekanan di bagian punggung tangan ini memiliki manfaat anti nyeri sehingga bisa meredakan nyeri haid yang kerap dialami kaum hawa.

"Titik kedua adalah empat jari diatas mata kaki bagian dalam. Ini adalah ladies spot. Jadi bagian ini ada hubungannya dengan organ reproduksi perempuan. Jadi bisa meningkatkan kinerja organ reproduksi perempuan," ujar Wayan di sela-sela Kunjungan Lapangan Tematik bersama Kementerian Kesehatan di Bali, Kamis (25/4/2019).

Terakhir, kata Wayan, pijat bagian bawah tempurung lutut tepatnya di luar tulang kering. Selain bagus untuk meningkatkan kesehatan perempuan, penekanan atau teknik akupresur di bagian ini juga bermanfaat bagi lelaki lho.

"Ini adalah bagian yang bisa dicoba perempuan dan laki-laki. Untuk laki-laki fungsinya meningkatkan vitalitas," tambah dia.

Nah selain melakukan teknik akupresur, Wayan juga memberikan tips ramuan untuk mengurangi nyeri haid secara alami. Berikut bahan-bahan dan cara pembuatannya.

Bahan-bahan:

-Rimpang temulawak 3 iris
-Biji kedawung 8 butir
-Daun sembung 1 per 3 genggam
-Air tiga gelas
-Asam Jawa secukupnya
-Gula aren secukupnya

Cara pembuatan:

1. Didihkan air lalu masukkan biji kedawung yang sudah dimemarkan.
2. Setelah lima menit direbus, masukkan rimpang temulawak, asam jawa dan daun sembung.
3. Rebus selama 10 menit dan masukkan gula aren menjelang rebusan diangkat.

"Ramuan ini baik diminum dalam keadaan hangat dua kali sehari selama nyeri haid," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Migrain? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Atasi dengan Pijat di Titik Ini

Migrain? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Atasi dengan Pijat di Titik Ini

Health | Kamis, 25 April 2019 | 15:47 WIB

Sakit Kepala Menyerang, Redakan dengan Pijat di 6 Titik Ini

Sakit Kepala Menyerang, Redakan dengan Pijat di 6 Titik Ini

Health | Jum'at, 19 April 2019 | 07:13 WIB

Diurut Tukang Pijat karena Pegal-pegal, Perempuan Ini Justru Lumpuh

Diurut Tukang Pijat karena Pegal-pegal, Perempuan Ini Justru Lumpuh

News | Selasa, 02 April 2019 | 17:45 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB