Sudah Diresmikan WHO, Kecanduan Main Game Diakui sebagai Penyakit

Silfa Humairah Utami, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 27 Mei 2019 | 07:00 WIB
Sudah Diresmikan WHO, Kecanduan Main Game Diakui sebagai Penyakit
Ilustrasi main game. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah Diresmikan WHO, Kecanduan Main Game Diakui Sebagai Penyakit.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi telah menetapkan kecanduan bermain game alias 'gaming disorder' sebagai penyakit mental.

Menurut WHO, gaming disorder didefinisikan sebagai pola perilaku bermain game yang ditandai dengan gangguan pengendalian diri untuk bermain game, meningkatnya prioritas terhadap bermain game melebihi minat dan kegiatan lain dalam keseharian, dan berlanjutnya bermain game meskipun ada konsekuensi negatifnya.

Seperti dilaporkan Venture Beat, Sabtu (25/5/2019), keputusan untuk memberlakukan revisi ke-11 pada Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-11) telah dibuat oleh 194 anggota WHO, setelah periode pertimbangan dimulai kembali pada Juni 2018 lalu dan telah selesai pada 25 Mei kemarin.

Langkah-langkah untuk memberlakukan perubahan ini akan direalisasikan pada 1 Januari 2022.

WHO juga menjelaskan bahwa gaming disorder bisa didiagnosis. Menurut penjelasan mereka, kecanduan bermain game akan tergolong sebagai penyakit jika pola perilaku pasien cukup parah, sehingga mengakibatkan penurunan signifikan dalam fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan, atau fungsi penting lainnya, dan biasanya akan terbukti setidaknya selama 12 bulan.

WHO pun telah menyarankan para gamer untuk lebih memperhatikan waktu yang mereka habiskan untuk bermain game, terutama jika game telah mengambil alih kegiatan sehari-hari lainnya.

Sebenarnya bermain video game bukan kegiatan yang buruk, tetapi akan menjadi gangguan ketika kesehatan fisik dan psikologis serta fungsi sosial terusik.

Sejumlah ahli berpendapat, klasifikasi baru ini tidak diperlukan. Mereka khawatir akan terjadi larangan untuk video game di seluruh dunia karena dianggap jahat dan efek positifnya menjadi dipandang sebelah mata.

baca juga

WHO sebut kecanduan main game diakui sebagai penyakit, banyak ahli menyampaikan pendapat kekhwatiran yang disebabkan  terhadap klasifikasi tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Mental Belum Membaik, Britney Spears Tak Akan Manggung Lagi?

Kesehatan Mental Belum Membaik, Britney Spears Tak Akan Manggung Lagi?

Health | Jum'at, 17 Mei 2019 | 14:03 WIB

Idap Skizofrenia, Pria Ini Telan 116 Paku dan Masih Bisa Bertahan Hidup

Idap Skizofrenia, Pria Ini Telan 116 Paku dan Masih Bisa Bertahan Hidup

Health | Jum'at, 17 Mei 2019 | 07:20 WIB

Catat, WHO Keluarkan Sebelas Pedoman Kurangi Risiko Terkena Demensia

Catat, WHO Keluarkan Sebelas Pedoman Kurangi Risiko Terkena Demensia

Health | Rabu, 15 Mei 2019 | 07:05 WIB

Ayah Kalah Main Game, Nyawa Anak Jadi Korban

Ayah Kalah Main Game, Nyawa Anak Jadi Korban

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 04:10 WIB

Cerita Vidi Aldiano Alami Gangguan Mental

Cerita Vidi Aldiano Alami Gangguan Mental

Entertainment | Kamis, 02 Mei 2019 | 15:33 WIB

Terkini

Kulit Auto Mulus, Ini 5 Body Care Pilihan untuk Mengatasi Noda Hitam

Kulit Auto Mulus, Ini 5 Body Care Pilihan untuk Mengatasi Noda Hitam

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:00 WIB

Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo

Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo

Sumut | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

73 Orang Terluka Diserang Rudal Houthi Yaman di Arab Saudi Selatan

73 Orang Terluka Diserang Rudal Houthi Yaman di Arab Saudi Selatan

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Viral Video Arian Seringai Sebut Jokowi Bawa Sial hingga Seret Nama Presiden Prabowo

Viral Video Arian Seringai Sebut Jokowi Bawa Sial hingga Seret Nama Presiden Prabowo

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Kesaksian Pilu Eks Pengasuh Little Aresha: Anak Diikat Tiap Hari dan Dipukul Kalau Nangis Terus

Kesaksian Pilu Eks Pengasuh Little Aresha: Anak Diikat Tiap Hari dan Dipukul Kalau Nangis Terus

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Aktivitas Penyeberangan Sebesi-Canti Normal, Pemerintah Imbau Warga Tak Termakan Hoaks

Aktivitas Penyeberangan Sebesi-Canti Normal, Pemerintah Imbau Warga Tak Termakan Hoaks

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:58 WIB

Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Lampung | Selasa, 08 September 2026 | 15:58 WIB

Kasus ISPA di Riau Naik Drastis Akibat Karhutla, Ribuan Anak Jadi Korban

Kasus ISPA di Riau Naik Drastis Akibat Karhutla, Ribuan Anak Jadi Korban

Riau | Selasa, 08 September 2026 | 15:57 WIB

Fork Sepeda MTB Paling Bagus Merek Apa? Cek 5 Rekomendasinya

Fork Sepeda MTB Paling Bagus Merek Apa? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:55 WIB

Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Ini Padukan Kavling, Fasilitas Rekreasi, dan Lingkungan Hijau

Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Ini Padukan Kavling, Fasilitas Rekreasi, dan Lingkungan Hijau

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:54 WIB

×