Peluang Hidup Penderita Kanker Darah Tergantung Usia, Ini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 01 Juni 2019 | 19:45 WIB
Peluang Hidup Penderita Kanker Darah Tergantung Usia, Ini Penjelasannya
Kanker darah (Shutterstock)

Suara.com - Kanker darah, penyakit yang diderita Ani Yudhoyono hingga tutup usia, termasuk jenis kanker mematikan yang memengaruhi sel darah putih.

Peluang seorang penderita kanker darah dapat bertahan hidup tergantung dari berbagai faktor, terutama usia dan respons terhadap pengobatan.

Leukemia dapat mencegah sel darah putih melawan infeksi dan menyebabkan sel darah putih berkembang biak tak terkendali. Pertumbuhan sel darah putih berlebih ini dapat menyebabkan kepadatan berlebihan sel-sel darah yang sehat. Akhirnya menyebabkan masalah parah di seluruh tubuh.

The American Cancer Society, dilansir dari medicalnewstoday.com, memperkirakan bahwa ada 60 ribu kasus baru leukemia di Amerika Serikat tahun 2018. Sebanyak 24.370 orang meninggal dunia.

Studi terbaru menunjukkan persentase penderita dapat bertahan 5 tahun dari semua jenis tipe kanker darah sebanyak 61,4 persen.

Penelitian tersebut dilakukan dengan cara mendata berapa banyak orang yang mampu bertahan selama 5 tahun ke depan setelah divonis kanker darah.

AHY menjenguk sang ibu yang sakit kanker darah (Instagram)
AHY menjenguk sang ibu yang sakit kanker darah (Instagram)

Data menunjukkan, leukemia paling umum diderita oleh orang di atas usia 55 tahun, terutama yang berusia 66 tahun.

Kanker darah juga umum terjadi pada orang di bawah usia 20 tahun. Namun, penelitian menunjukkan penderita kanker darah yang berusia muda memiliki peluang bertahan hidup lebih tinggi daripada orang tua.

Menurut National Cancer Institute, berikut ini persentase kematian penderita kanker darah berdasarkan usia:

  • Penderita usia di bawah 20 tahun : 2,2 persen
  • Penderita usia 20-34 tahun : 2,6 persen
  • Penderita usia 35-44 tahun : 2,4 persen
  • Penderita usia 45-54 tahun : 5,5 persen
  • Penderita usia 55-64 tahun : 12,6 persen
  • Penderita usia 65-74 tahun : 23,1 persen
  • Penderita usia 75-84 tahun : 30 persen
  • Penderita usia usia di atas 84 tahun : 21,6 persen.
Mengenal Tahapan Kanker Darah penyakit yang dialami Ani Yudhoyono. (Dok. Infografis Suara.com)
Mengenal Tahapan Kanker Darah penyakit yang dialami Ani Yudhoyono. (Dok. Infografis Suara.com)

Namun, tingkat seseorang dapat bertahan hidup dengan kanker darah juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor lain. Hal tersebut mulai waktu diagnosis, perkembangan kanker, jenis leukemia, riwayat keluarga, tingkat kerusakan tulang, paparah bahan kimia hingga jumlah sel darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis WNI di Singapura Pecah saat Melayat Jenazah Ani Yudhoyono

Tangis WNI di Singapura Pecah saat Melayat Jenazah Ani Yudhoyono

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 17:04 WIB

SBY Terus Menangis saat Dampingi Jenazah Ani Yudhoyono di KBRI Singapura

SBY Terus Menangis saat Dampingi Jenazah Ani Yudhoyono di KBRI Singapura

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 16:57 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal, Fenita Arie : Allah Lebih Sayang Sama Ibu

Ani Yudhoyono Meninggal, Fenita Arie : Allah Lebih Sayang Sama Ibu

Entertainment | Sabtu, 01 Juni 2019 | 16:47 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB