Tidak Hanya Makanan, Pekerjaan Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 04 Juni 2019 | 17:05 WIB
Tidak Hanya Makanan, Pekerjaan Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker
Ilustrasi lelaki bekerja. [Shuttterstock]

Suara.com - Siapa sangka, ternyata tempat kerja juga bisa menyebabkan masalah kesehatan. Menurut laporan American Cancer Society, orang-orang dengan profesi tertentu lebih mungkin mengembangkan masalah kesehatan seperti kanker.

Pekerjaan apa saja? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Boldsky.

1. Pekerja konstruksi

Salah satu jenis penyakit kanker yang paling umum mempengaruhi pekerja konstruksi adalah kanker kulit. Terkena sinar matahari selama berjam-jam dapat merusak kulit mereka dan meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, kanker Mesothelioma yang menyerang paru-paru juga bisa diidap oleh mereka. Ini disebabkan oleh inhalasi asbes, umumnya dilaporkan pada pekerja industri yang berurusan dengan asbes.

Sejumlah pekerja konstruksi tampak berada di proyek pembangunan gedung di kawasan Cideng, Jakarta, Selasa (5/9/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Sejumlah pekerja konstruksi tampak berada di proyek pembangunan gedung di kawasan Cideng, Jakarta, Selasa (5/9/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

2. Bekerja di pabrik karet

Terpapar bahan kimia, uap kimia, debu, dan produk sampingan lainnya, membuat pekerja di pabrik karet berisiko terkena kanker perut, paru-paru dan kandung kemih.

Menurut laporan yang dikembangkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang yang bekerja di industri ini juga rentan terhadap leukemia dan limfoma. Hal ini disebabkan oleh penyerapan karsinogen melalui kulit yang mempengaruhi individu pada tingkat sel.

3. Bekerja di industri pewarna rambut

baca juga

Menurut National Cancer Institute, orang-orang yang bekerja di industri rambut terlalu banyak terpapar bahan kimia yang ditemukan dalam pewarna rambut. Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan kanker kandung kemih, laring, dan paru-paru.

Ilustrasi mengecat rambut - (Pixabay/artursfoto)
Ilustrasi mengecat rambut - (Pixabay/artursfoto)

4. Pekerja shift malam

Orang yang bekerja pada shift malam memiliki risiko tinggi terkena kanker karena gangguan yang disebabkan oleh ritme sirkadian. Ketika Anda bekerja shift malam, siklus tidur tubuh Anda dan fungsi normal terganggu sehingga menghasilkan risiko kanker payudara.

Ini juga menimbulkan risiko kanker paru-paru pada pria,serta peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Meski begitu, American Cancer Society telah mengungkapkan risiko kanker terkait tempat kerja sudah menurun dalam beberapa dekade terakhir karena peningkatan peraturan keselamatan. Namun, apabila pekerjaan Anda menyebabkan masalah kesehatan, segera konsultasikan ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calonkan Diri sebagai Anggota Parlemen, Sosok Model Tuai Kontroversi

Calonkan Diri sebagai Anggota Parlemen, Sosok Model Tuai Kontroversi

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 14:52 WIB

5 Gejala yang Terasa Menakutkan Padahal Bukan karena Penyakit Berbahaya

5 Gejala yang Terasa Menakutkan Padahal Bukan karena Penyakit Berbahaya

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 03:30 WIB

Bintang Game of Thrones Emilia Clarke Ungkap Pengalaman Pernah Operasi Otak

Bintang Game of Thrones Emilia Clarke Ungkap Pengalaman Pernah Operasi Otak

Health | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×