Keguguran 13 Kali, Pasangan Ini Akhirnya Dikaruniai Anak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 15 Juni 2019 | 14:29 WIB
Keguguran 13 Kali, Pasangan Ini Akhirnya Dikaruniai Anak
Ilustrasi: bayi dan ibunya. [Shutterstock]

Suara.com - Keguguran kerap membuat kaum hawa trauma dengan kehamilan. Rasa kehilangan akan buah hati yang telah dinanti hingga rasa sakit usai proses keguguran menjadi alasannya.

Namun perempuan berusia 35 tahun, Laura Worsley, justru tak kenal lelah mencoba memiliki buah hati meski telah mengalami keguguran 13 kali. Setelah 10 tahun menanti, Laura Worsley pun dikaruniai buah hati yang sehat.

Lebih lanjut ia menuturkan kerap keguguran setelah mengandung bayi selama beberapa minggu.

Profesor Siobhan Quenby dan Unit Penelitian Biomedis di University Hospital Coventry dan Warwickshire (UHCW), menemukan bahwa Laura Worsley memiliki Sindrom Antiphospholipid yang dikenal sebagai sindrom darah kental, yang dapat menyebabkan keguguran berulang.

Prof Quenby pun menyarankan Laura Worsley menggunakan steroid untuk memperkuat rahimnya. Ia juga diberi obat-obatan untuk menghentikan pembekuan darahnya hingga pada September 2018 menjalani persalinan setelah kehamilan 30 minggu.

Ahli bedah melakukan operasi sesar darurat dan bayi yang diberi nama Ivy itu lahir prematur dengan berat hanya 1 pon, 7 ons atau sekitar 1.2 kilogram. Ivy kemudian ditempatkan di inkubator neonatal dalam perawatan intensif sampai dia cukup kuat untuk dibawa pulang.

"Bahkan sekarang, sembilan bulan kemudian, saya tidak percaya dia benar-benar milik saya. Saya tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih pada Prof Quenby dan tim, karena telah membantu mewujudkan mimpi saya," kata Laura Worsley bahagia dilansir Foxnews.

Melalui kisahnya, Laura Worsley ingin menyemangati pasangan lainnya yang sedang berharap memiliki buah hati. Ia juga menyarankan agar pasangan saling mendukung dan menyemangati hingga diberi buah hati.

"Saya tidak tahu bagaimana saya mengatasinya, jujur saja Dave, suami saya tetap mendukung saya dan ketika kami kehilangan anak, karena keguguran ia tidak meninggalkan saya," ungkap Laura Worsley.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Makanan yang Tingkatkan Risiko Keguguran

4 Makanan yang Tingkatkan Risiko Keguguran

Health | Senin, 15 April 2019 | 19:00 WIB

Rajin Seks Oral Bisa Turunkan Risiko Perempuan Keguguran?

Rajin Seks Oral Bisa Turunkan Risiko Perempuan Keguguran?

Health | Selasa, 09 April 2019 | 09:00 WIB

Studi: Sperma yang Rusak Bisa Sebabkan Keguguran

Studi: Sperma yang Rusak Bisa Sebabkan Keguguran

Health | Minggu, 31 Maret 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB