Kampanye 4 Anak di Bali, Ini Tanggapan Kepala BKKBN yang Baru Dilantik

M. Reza Sulaiman
Kampanye 4 Anak di Bali, Ini Tanggapan Kepala BKKBN yang Baru Dilantik
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat menjalani pelantikan. (Dok. ANTARA)

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menanggapi wacana program 4 anak oleh Gubernur Bali. Apa katanya?

Suara.com - Kampanye 4 Anak di Bali, Ini Tanggapan Kepala BKKBN yang Baru Dilantik

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG, menanggapai kampanye keluarga 4 anak yang dipromosikan Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Menurut Hasto, ia sudah mendengar soal wacana tersebut, namun tidak mau berasumsi sebelum bertemu dan mendapat penjelasan dari Gubernur Bali.

"Ya kita mendengarkan, kita berkomunikasi, jadi saya tahu. Menahan asumsi kalau saya itu, sebelum saya berasumsi ya, saya sowan Pak Gubernur dulu lah," katanya usai pelantikan di Jakarta, Senin (1/7/2019), dilansir Antara.

Hasto menjelaskan pula bahwa kependudukan merupakan sebuah struktur dalam pembangunan nasional yang harus dijaga betul proporsi dari segi rentang usianya.

Mantan Bupati Kulon Progo ini berharap Indonesia bisa lebih lama menikmati bonus demografi dari jumlah penduduk usia produktif yang lebih banyak ketimbang penduduk dalam rentang usia tidak produktif.

Pemerintah perlu menjaga angka fertilitas total 2,1 per perempuan usia subur untuk menikmati bonus demografi lebih lama.

"Saya jadi kepala daerah tujuh tahun. Menurut saya kebijakan itu mengenai semua orang, tapi tidak semua orang itu sama. Kalau misalkan saya punya anak empat itu bisa mengatasi semua, tapi belum tentu orang yang prasejahtera bisa mengatasi semua masalah di keluarga," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Bali I Wayan Koster mengampanyekan program Keluarga Berencana (KB) dengan empat anak bagi masyarakat Bali.

Menurut tradisi Bali, anak pertama hingga keempat berturut-turut diberi nama Wayan, Made, Nyoman, dan Ketut. Namun, menurut Gubernur, sekarang semakin sedikit warga Bali yang bernama Nyoman dan Ketut karena anjuran memiliki dua anak sesuai dengan program KB pemerintah pusat. [ANTARA]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS