Ahli Sebut Bukan Hanya Merusak Paru, Merokok Juga Bisa Sebabkan Kebutaan

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 07 Juli 2019 | 15:00 WIB
Ahli Sebut Bukan Hanya Merusak Paru, Merokok Juga Bisa Sebabkan Kebutaan
Ilustrasi masalah penglihatan karena merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Ahli Sebut Bukan Hanya Merusak Paru, Merokok Juga Bisa Sebabkan Kebutaan.

Menurut Royal National Institute of Blind People (RNIB) Inggris, perokok dua kali lebih mungkin kehilangan penglihatan dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Tapi informasi tersebut masih belum diketahui banyak orang.

Bahkan menurut Association of Optometrists (AOP), hanya satu dari lima orang yang tahu bahwa merokok dapa dikaitkan dengan kebutaan.

Dikatakan, asap tembakau dapat menyebabkan serta memperburuk kondisi mata karena mengandung bahan kimia beracun yang dapat mengiritasi dan membahayakan mata.

Misalnya, logam berat seperti timah dan tembaga, yamg jika terkumpul dalam lensa dapat menyebabkan katarak karena lensa menjadi keruh.

Merokok juga dikatakan dapat memperburuk masalah penglihatan terkait diabetes dengan merusak pembuluh darah di belakang mata (retina).

Perokok juga tiga kali lebih mungkin mengalami degenerasi makula terkait usia, atau suatu kondisi yang mempengaruhi penglihatan seseorang serta kehilangan kemampuan untuk melihat detail secara bagus.

Perokok 16 kali lebih mungkin mengalami kehilangan penglihatan secara tiba-tiba yang disebabkan oleh neuropati optik, di mana pasokan darah ke mata menjadi tersumbat dibanding yang tidak merokok

baca juga

Dalam jajak pendapat yang melibatkan 2.006 orang dewasa, 18% dengan percaya merokok dapat meningkatkan risiko kebutaan atau kehilangan penglihatan, sementara tiga perempatnya (76%) tahu bahwa merokok terkait dengan kanker.

AOP mengatakan berhenti merokok adalah langkah terbaik yang dapat dilakukam untuk melindungi penglihatan. Tentu saja dibarengi dengan melakukan pemeriksaan penglihatan secara teratur.

Aishah Fazlanie, Ahli Kacamata dan Penasihat Klinis dan Regulator untuk AOP, mengatakan orang-orang cenderung tahu hubungan antara merokok dan kanker, tetapi banyak orang tidak menyadari dampak yang dapat ditimbulkan rokok pada mata. "Merokok meningkatkan risiko kondisi yang mengancam penglihatan, seperti degenerasi makula terkait usia, yang merupakan alasan penting mengapa perokok harus mempertimbangkan untuk berhenti." katanya dilansir dari BBC.

Jadi studi dan ahli seut perokok lebih mungkin kehilangan penglihatan dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembarangan Dikonsumsi, Antibiotik Justru Tingkatkan Risiko Terkena Infeksi

Sembarangan Dikonsumsi, Antibiotik Justru Tingkatkan Risiko Terkena Infeksi

Health | Rabu, 03 Juli 2019 | 17:50 WIB

Nanti Malam Gerhana Matahari Total, Benarkah Lihat Langsung Bisa Buta?

Nanti Malam Gerhana Matahari Total, Benarkah Lihat Langsung Bisa Buta?

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 12:25 WIB

Dear Perokok, 6 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Paru-Paru Lho!

Dear Perokok, 6 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Paru-Paru Lho!

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 13:31 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×