Cegah Dehidrasi, Jemaah Haji Indonesia Diminta Jangan Lupa Minum Air

M. Reza Sulaiman

Minggu, 14 Juli 2019 | 18:25 WIB
Cegah Dehidrasi, Jemaah Haji Indonesia Diminta Jangan Lupa Minum Air
Jemaah haji Indonesia diminta minum air untuk cegah dehidrasi. (Dok. Kemenkes)

Suara.com - Cegah Dehidrasi, Jemaah Haji Indonesia Diminta Jangan Lupa Minum Air

Salah satu ancaman kesehatan saat melakukan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci adalah cuaca panas. Cuaca panas bisa menyebabkan heat stroke (sengatan panas) dan juga dehidrasi.

Karena itu, petugas kesehatan haji Indonesia mengajak jemaah haji asal Indonesia yang baru saja tiba di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz Madinah pada Sabtu (13/7/2019) waktu setempat untuk melakukan gerakan minum air bersama. Gerakan ini ditujukan untuk mengurangi kelelahan dan menghindari dehidrasi bagi para jemaah.

Selama perjalanan panjang berjam-jam dari Indonesia ke Arab Saudi, tubuh kita berpotensi kekurangan cairan dan mengalami kepenatan akibat duduk terlalu lama. Oleh sebab itu jemaah haji dianjurkan untuk sesering mungkin minum air, khususnya air zam-zam atau air mineral. Konsumsi air minum dilakukan selama perjalanan di pesawat, begitu tiba di bandara Arab Saudi maupun ketika menjalani rangkaian ibadah haji di tanah haram.

Tim Promotif Preventif (TPP) 2019 yang ditugaskan di sektor bandara untuk menyambut dan mengedukasi para jemaah haji Indonesia, menerapkan gerakan minum air bersama tersebut. Ajakan ini dilakukan di beberapa lokasi kedatangan jemaah yang baru mendarat di Bandara Madinah.

“Jemaah yang baru turun dari pesawat terlihat banyak kecapean. Jadi kami mengajak para jemaah waktu di ruang tunggu atau yang sudah naik bis, langsung kami ajak untuk minum air putih bareng,” ujar Dedi Setiawan, anggota TPP PPIH Kesehatan 2019, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, bidang kesehatan atau kedokteran haji itu secara prinsip ada empat faktor utama yang menjadi penyebab masalah kesehatan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Faktor tersebut harus diperhatikan oleh petugas kesehatan haji, yaitu kekurangan cairan, suhu ekstrem, kelelahan fisik, dan kemampuan beradaptasi.

Untuk itu kata Eka mulai tahun ini Kemenkes memperkenalkan sebuah gerakan minum air bersama yang dilakukan bersama-sama antara petugas haji dan seluruh jemaah di setiap kloter. Gerakan ini mulai diperkenalkan dan dipraktikkan saat penyuluhan kesehatan di berbagai lokasi dan juga nanti saat puncak haji di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina secara periodik.

"Gerakan minum air bersama kita upayakan nanti di Armina di jam 10, jam 12, jam 2 dan jam 4, itu kita minta semua jemaah rame-rame minum," jelas Eka.

baca juga

Persoalan kekurangan cairan ini masalah klasik yang kerap diabaikan para jemaah. Dari kesaksian Kepala Pusat Kesehatan Haji saat berkunjung ke beberapa kloter di Madinah, ia mengakui masih banyak jemaah haji yang kurang banyak minum dan makan buah-buahan, padahal keduanya tersedia di hotel masing-masing atau mudah didapatkan.

"Saya lihat itu air banyak di kamar belum diminum sama sekali. Jadi saya buka dan saya minta mereka minum langsung," terang Eka

"Kemudian juga saya lihat buah juga begitu, masih ada di kamar-kamar. Itu saya bilang tolong dipotong dan makan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Keamanan Makanan Peserta Haji, PPIH Inspeksi Perusahaan Katering

Jaga Keamanan Makanan Peserta Haji, PPIH Inspeksi Perusahaan Katering

Health | Jum'at, 12 Juli 2019 | 11:27 WIB

Cegah Jemaah Sakit, Kemenkes Berikan Penyuluhan Kesehatan Haji

Cegah Jemaah Sakit, Kemenkes Berikan Penyuluhan Kesehatan Haji

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 18:00 WIB

Klinik Kesehatan Haji Madinah Tangani Kasus Tulang Retak Hingga Pikun

Klinik Kesehatan Haji Madinah Tangani Kasus Tulang Retak Hingga Pikun

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 12:56 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×