Ini Dampak Baik Secara Psikologis Bermain Aplikasi 'Wajah Tua' FaceApp

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2019 | 15:39 WIB
Ini Dampak Baik Secara Psikologis Bermain Aplikasi 'Wajah Tua' FaceApp
Aplikasi wajah tua, FaceApp [ig @bclsinclair]

Suara.com - Ini Dampak Baik Secara Psikologis Bermain Aplikasi 'Wajah Tua' FaceApp

Tren aplikasi wajah tua, kini sedang menjadi tren di kalangan masyarakat. Tak peduli Anda selebriti atau bukan, aplikasi ini menjadi nomor satu sebagai aplikasi yang wajib coba dan harus ada dalam smarphone Anda.

Aplikasi wajah tua, atau FaceApp, adalah aplikasi pengeditan foto bertenaga AI yang kontroversial, aplikasi ini berfungsi menunjukkan kepada Anda seperti apa wajah Anda sebagai orang tua.

Mengutip Bussines Insider, aplikasi ini memiliki efek psikologis yang baik. Termasuk bagi pengguna, diantaranya adalah mengabadikan kelemahan Anda tatkala menjadi tua, dan di sisi lain, aplikasi ini juga membantu orang dewasa (yang sangat heboh jika menjadi tua) berdamai dengan usia mereka.

Business Insider berbicara dengan psikolog kepribadian sosial bernama William Chopik yang juga sebagai profesor di Michigan State University, tentang efek psikologis menjadi orang lanjut usia di FaceApp.

Aplikasi wajah tua, FaceApp [ig @iva_gunawan]
Aplikasi wajah tua, FaceApp [ig @iva_gunawan]

"Ini mungkin tampak seperti hiburan yang menyenangkan, tetapi ada dua efek psikologis potensial, yakni baik dan buruk. Filter itu baik untuk Anda menghadapi usia tua," seru Chopik.

"Orang-orang secara alami tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang diri mereka sendiri, ini seperti aplikasi yang memprediksi atau ramalan, orang-orang suka ini dan berguna," tambah Chopik.

Chopik mengingatkan akan sebuah studi pada 2013 yang membuat kita tidak mengabaikan masa depan. Dalam studi tersebut, mahasiswa diperlihatkan versi paruh baya 20 tahun lebih tua dari diri mereka sendiri, dan kemudian diminta untuk memainkan permainan trivia. 

Mereka juga diberi kesempatan untuk curang di game itu. Ternyata para responden dengan versi paruh baya 74% memiliki kecil kemungkinan untuk berbuat curang. 

Ini artinya adalah kita cenderung mengambil keputusan yang buruk ketika kita muda, dan memiliki pemahaman yang lebih jelas (semakin bijak, dan jujur) ketika kita sedang menua.

Seperti diketahui, aplikasi ini dirilis pada tahun 2017, aplikasi ini mendapatkan beberapa perhatian media sosial utama, dengan selebriti seperti Gordon Ramsay, Drake, dan Jonas Brothers memposting foto diri mereka sebagai orang yang semakin mempopulerkan aplikasi ini karena menjadi terlihat lebih tua.

Lalu Apa Ancaman terburuk dibalik FaceApp? Klik di sini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Ikut Age Challenge, Begini Hasilnya

Sandiaga Uno Ikut Age Challenge, Begini Hasilnya

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 14:25 WIB

Diduga Sebagai Senjata Rusia, FBI Diminta Selidiki Aplikasi FaceApp

Diduga Sebagai Senjata Rusia, FBI Diminta Selidiki Aplikasi FaceApp

Tekno | Kamis, 18 Juli 2019 | 11:38 WIB

Ikutan FaceAppChallenge, Politisi PKS Mardani Disebut Mirip SBY

Ikutan FaceAppChallenge, Politisi PKS Mardani Disebut Mirip SBY

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 11:36 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB