5 Alasan Berat Badan Susah Turun Meski Nggak Makan Nasi, Catat Ya!

M. Reza Sulaiman

Kamis, 18 Juli 2019 | 08:15 WIB
5 Alasan Berat Badan Susah Turun Meski Nggak Makan Nasi, Catat Ya!
Berat badan susah turun, kenali penyebabnya. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - 5 Alasan Berat Badan Susah Turun Meski Nggak Makan Nasi, Catat Ya!

Diet karbo alias tidak makan nasi, tepung, jagung, dan makanan berkarbohidrat tinggi lainnya kini populer dilakukan untuk menurunkan berat badan.

Diet karbo diklaim bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, nyatanya tidak semua bisa mendapat manfaatnya, meskipun sudah tidak makan nasi.

Laman HelloSehat menyebut, setidaknya ada 5 alasan mengapa berat badan susah turun meski sudah tidak makan nasi. Apa saja?

1. Selalu stres

Stres tidak bisa dihindari dari kehidupan. Namun keadaan stres yang terjadi setiap hari, baik karena pekerjaan, masalah rumah tangga, atau hubungan percintaan, bisa bikin berat badan susah turun lho.

ika sepanjang waktu Anda mengalami stres, maka tubuh akan memperbanyak produksi hormon stres seperti kortisol. Nah, hormon ini juga dapat merangsang rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan.

Bila hal ini terjadi, diet Anda tentu saja bisa gagal dan akhirnya berat badan susah turun. Jadi sebaiknya kelola stres dengan baik dengan melakukan kegiatan yang dapat membuat tubuh tenang dan rileks.

2. Kurang tidur

Berat badan susah turun meski tidak makan nasi juga bisa terjadi karena kurang tidur.

Pasalnya kurang tidur bisa membuat Anda merasa lapar, menimbulkan rasa lelah, dan kurang termotivasi untuk berolahraga.

Tidur adalah pilar kesehatan, Jika Anda melakukan segalanya dengan benar tetapi tidak menghabiskan waktu tidur dengan baik, maka otomatis Anda tidak bisa melihat hasil yang Anda harapkan. Berat badan gagal turun bisa saja terjadi.

Kelebihan berat badan. (shutterstock)
Beerat badan susah turun. (shutterstock)

3. Tidak olahraga

Sudah tidak makan nasi tapi berat badan susah turun juga bisa terjadi karena Anda tidak olahraga.

Olahraga yang tepat dapat menurunkan berat badan, meningkatkan massa otot, dan membuat Anda merasa segar. Maka itu, sangat penting untuk melakukan latihan yang benar.

4. Penggunaan obat

Sedang sakit dan harus makan obat setiap hari, bisa jadi alasan berat badan susah turun meski tidak makan nasi.

Obat-obatan tertentu dikenal untuk merangsang penambahan berat badan. Jika salah satu efek samping dari obat Anda adalah penambahan berat badan, konsultasikanlah ke dokter Anda.

5. Keseringan cheat day

Cheat day alias hari curang bisa jadi penyebab berat badan susah turun meski tidak makan nasi.

Berat badan susah turun yang Anda alami ini disebabkan karena Anda tak disiplin dan menentukan dengan tepat kapan waktunya curang dan kapan tidak.

Tentukan jadwal ‘kebebasan’ Anda, cukup satu kali dalam seminggu. Meski diperbolehkan curang, Anda juga harus bisa mengendalikan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lakukan Program Diet tapi Tidak Berhasil? Mungkin Anda Alami Hal Ini

Lakukan Program Diet tapi Tidak Berhasil? Mungkin Anda Alami Hal Ini

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 16:55 WIB

Simpel tapi Solutif, Tips Ampuh Ngemil Tanpa Mengganggu Diet

Simpel tapi Solutif, Tips Ampuh Ngemil Tanpa Mengganggu Diet

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 07:35 WIB

Mau Tingkatkan Libido? Coba Lakukan Diet Ini

Mau Tingkatkan Libido? Coba Lakukan Diet Ini

Lifestyle | Jum'at, 05 Juli 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB