Sulawesi Selatan Jadi Tuan Rumah Event 1 Dekade Forum Anak Nasional

Ade Indra Kusuma

Minggu, 21 Juli 2019 | 07:50 WIB
Sulawesi Selatan Jadi Tuan Rumah Event 1 Dekade Forum Anak Nasional
Sulawesi Selatan Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Satu Dekade FAN [press release]

Suara.com - Sulawesi Selatan Jadi Tuan Rumah Event 1 Dekade Forum Anak Nasional

Memasuki masa satu dekade pertemuan Forum Anak Nasional (FAN), Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan FAN 2019. Pertemuan tahunan ini merupakan rangkaian perayaan Hari Anak Nasional (HAN) yang setiap tahunnya diperingati pada 23 Juli.

Dengan tema “Satu Dekade Forum Anak Nasional, Kita Beda Kita Bersaudara, Bersama Kita Maju”, pertemuan FAN dijadikan upaya refleksi capaian yang telah diraih selama sepuluh tahun terakhir sejak FAN didirikan.

Pemilihan tema tersebut didasari karena anak-anak Indonesia mempunyai latar belakang yang berbeda, tetapi mereka diikat dalam persaudaraan, untuk bersama-sama membangun Indonesia maju demi mewujudkan Indonesia yang layak anak.

“Forum Anak merupakan bentuk nyata kebijakan Kemen PPPA yang menginisiasi pembentukan wadah partisipasi anak, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan. FAN didirikan sebagai wadah anak-anak untuk dapat bersosialisasi dengan teman sebaya, mengembangkan minat, bakat, mengemukakan pendapat, aspirasi, suara, dan kepentingan secara formal sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pada setiap tahap proses pembangunan nasional,” tutur Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny Rosalin dalam pembukaan FAN 2019 di Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan seperti mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Lenny mengatakan pertemuan FAN 2019 akan diikuti oleh Forum Anak Daerah dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pertemuan ini dianggap memiliki nilai strategis karena FAN menjadi ajang bagi anak-anak di seluruh Indonesia untuk saling belajar dan berbagi terkait pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

Sejumlah isu hangat akan dibahas atau didiskusikan dan dicarikan solusinya oleh anak-anak dari seluruh Indonesia, diantaranya wirausaha online, kesiapsiagaan bencana, pencegahan dampak negatif kemajuan teknologi informasi, perkawinan anak, stunting, pola hidup bersih dan sehat, kesehatan mental, revolusi mental, trafficking dan terorisme, serta masalah anak pekerja migran yang ditinggal oleh orang tuanya bekerja ke luar negeri dalam jangka waktu yang lama dan jarak yang jauh.

Dalam pertemuan FAN, akan disusun Suara Anak Indonesia yang akan dibacakan saat puncak perayaan HAN pada 23 Juli mendatang.

Lenny menyerukan kepada seluruh peserta FAN untuk dapat menjadi pelopor dan pelapor pemenuhan hak dan perlindungan anak.

baca juga

“Pelopor yaitu anak-anak sebagai agen perubahan. Anak-anak harus dilibatkan sejak tahap perencanaan pembangunan. Dengan begitu diharapkan suara, pandangan, dan ide-ide kreatif mereka dapat menjadi masukan dalam membangun bangsa. Pelapor yaitu anak-anak dapat melaporkan hal-hal yang melanggar hak-hak anak, baik yang dilihat maupun dialami. Saya mohon seluruh stakeholders dapat mengintegrasikan pandangan, suara, dan ide-ide mereka dalam proses penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan. Tempatkan anak-anak sebagai subjek dalam pembangunan,” seru Lenny.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan pemerintah daerah telah melakukan berbagai inovasi, bahkan sejak ia menjabat sebagai Bupati Bantaeng beberapa waktu lalu.

“Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah menggagas pelaksanaan musrenbang anak dan musrenbang perempuan pada 2009. Musrenbang tersebut memberikan ruang partisipasi bagi perempuan dan anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” tegas Nurdin.

Nurdin mengatakan Indonesia yang memiliki kekayaan alam tentu juga harus didukung sumber daya manusia yang unggul. Untuk itu, ia berharap pertemuan FAN dapat menjadi bekal anak-anak untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, wawasan, dan pengetahuan untuk kemajuan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPPPA Buktikan Adanya Perlindungan Khusus Anak Minoritas dan Terisolasi

KPPPA Buktikan Adanya Perlindungan Khusus Anak Minoritas dan Terisolasi

Health | Minggu, 14 Juli 2019 | 09:10 WIB

Yohana Yembise : Qanun Poligami Aceh Bisa Merusak Psikis Perempuan dan Anak

Yohana Yembise : Qanun Poligami Aceh Bisa Merusak Psikis Perempuan dan Anak

Health | Kamis, 11 Juli 2019 | 21:10 WIB

Menteri Yohana Dukung Proses Amnesti Presiden untuk Baiq Nuril

Menteri Yohana Dukung Proses Amnesti Presiden untuk Baiq Nuril

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 20:30 WIB

Terkini

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:03 WIB

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 13:01 WIB

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:56 WIB

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 12:52 WIB

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

×