Jangan Asal Pakai Obat Penumbuh Rambut, Risikonya Bisa Impoten

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 23 Juli 2019 | 16:30 WIB
Jangan Asal Pakai Obat Penumbuh Rambut, Risikonya Bisa Impoten
Ilustrasi kebotakan pada lelaki. (shutterstock)

Suara.com - Banyak pria menggunakan obat penumbuh rambut atau anti kebotakan untuk menjaga penampilan agar tetap menarik.

Sayangnya, penggunaan obat anti botak justru memberikan efek samping yang bisa menghancurkan hidup mereka. Hal itu karena obat anti botak ini bisa menyebabkan impotensi, infertilitas, insomsia, kecemasan, hingga depresi.

Obat tersebut adalah finasteride yang paling umum digunakan untuk mengatasi kebotakan. Namun, obat ini tidak bekerja untuk menghentikan kebotakan melainkan menumbuhkan rambut dalam beberapa bulan.

Kebotakan akan berhenti selama mereka mengonsumsi obatnya. Obat ini mengurangi konversi hormon testosteron pria menjadi dihidrotestosteron (DHT).

Tingginya kadar DHT menyebabkan folikel rambut di kulit kepala menyusut dan menyebabkan rambut rontok. Oleh karenanya, obat ini sering digunakan untuk mengatasi kerontokan rambut.

Namun selain itu, obat ini juga membantu mengecilkan prostat dan menghentikannya menekan kandung kemih serta uretra.

Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)

Meski begitu, obat ini memiliki potensi efek samping. DHT bisa memengaruhi pria menjadi disfungsi seksual, termasuk kesulitan ereksi, kurangnya gairah dan kurangnya air mani.

Efek samping lainnya, obat ini bisa menyebabkan masalah infertilitas, nyeri testis, dan gangguan kecemasan.

European Medicine Agency tahun 2017 juga membagikan informasi bahwa obat atasi kebotakan ini juga berisiko menyebabkan depresi hingga menimbulkan pikiran ingin bunuh diri.

baca juga

Temuan kasus di Amerika Serikat, ratusan pria pun mengklaim efek samping dari obat anti botak ini tetap bertahan meskipun mereka sudah berhenti menggunakannya.

Ilustrasi obat penumbuh rambut. (Shutterstock)
Ilustrasi obat penumbuh rambut. (Shutterstock)

"Dalam hal mengobati kerontokan rambut, obat itu bekerja dengan baik bagi saya dalam waktu 3 bulan. Namun, dalam beberapa minggu saya kehilangan minak seks dan libido tidak kembali," kata Ryan, salah satu pengguna obat anti botak, dikutip dari Daily Mail.

Finasteride bukan satu-satunya obat anti botak yang menimbulkan sejumlah efek samping salah satunya disfungsi seksual.

Penelitian International Journal of Risk & Safety in Medicine 2018 juga mengidentifikasi 13 obat rambut lainnya telah dikaitkan dengan masalah seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PRP Treatment, Terapi Plasma Darah yang Ampuh Atasi Kebotakan

PRP Treatment, Terapi Plasma Darah yang Ampuh Atasi Kebotakan

Health | Jum'at, 12 Juli 2019 | 07:00 WIB

Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Tompi

Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Tompi

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 08:30 WIB

Artis Ini Komentari Kepala Botak Pangeran William, Apa Katanya?

Artis Ini Komentari Kepala Botak Pangeran William, Apa Katanya?

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2019 | 15:10 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×