Mengandung Merkuri, Kemenkes Bakal Tarik 5 Alat Kesehatan Ini

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:27 WIB
Mengandung Merkuri, Kemenkes Bakal Tarik 5 Alat Kesehatan Ini
Ilustrasi alat kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Mengandung Merkuri, Kemenkes Bakal Tarik 5 Alat Kesehatan Ini

Sejak dahulu, merkuri telah banyak digunakan dalam bidang kedokteran termasuk pada beberapa alat kesehatan. Padahal merkuri merupakan salah satu bahan berbahaya dan beracun yang memiliki dampak kesehatan bagi mahluk hidup.

Melalui Surat Edaran nomor HK.02.02.I/28992019 tentang Penghapusan dan Penarikan Alat Kesehatan Bermerkuri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencoba menarik beberapa alat kesehatan bermerkuri seperti termometer, tensimeter dan dental amalgam.

Lalu, alat kesehatan apa saja yang bakal ditarik?

1. Termometer Bermerkuri
 
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur) ataupun perubahan suhu. Termometer bermerkuri merupakan termometer yang mengandung air raksa. Baik termometer klinis maupun termometer laboratorium yang mengandung merkuri, sudah dilarang pemerintah untuk digunakan.

2. Sfigmomanometer atau Tensimeter Bermerkuri

Sfigmomanometer atau dengan nama lain Tensimeter bermerkuri yang mengandung air raksa juga dilarang untul digunakan. Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan darah yang bekerja secara manual saat memompa maupun mengurangi tekanan pada manset, dengan sistem non-invasive.

3. Esophageal Dilators, Cantor Tube dan Miller-Abbott Tube

Ketiga alat tersebut berbentuk selang flesksibel dengan kegunaan yang berbeda-beda. Misalnya, Esophageal Dilators digunakan sebagai alat endoskopi terapeutik dan memperbesar lumen esofagus.

baca juga

Sementara Cantor tube merupakan selang panjang dengan kantong karet mengandung merkuri yang digunakan untuk mengatasi masalah dekompresi atau penyumbatan usus.

Di sisi lain, Miller-Abbot tube merupakan selang panjang yang digunakan untuk mengatasi masalah penyumbatan usus kecil melalui metode intubasi.

Masing-masing perkiraan kandungan merkuri pada Esophageal Dilators, Cantor Tube dan Miller-Abbott Tube masing-masing adalah >1.361 gram, 54-136 gram, dan 136 gram.

4. Amalgam Gigi

Tambal gigi amalgam atau yang dikenal sebagai tambal gigi perak, mengandung merkuri hingga 50 persen sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan. 

5. Foley Catheter 

Foley Catheter atau kateter Foley merupakan alat berbentuk tabung fleksibel yang dimasukkan melewati uretra ke kandung kemih untuk mengalirkan urin pada pasien. Diperkirakan, kandungan merkuri pada alat ini sebesar 68 gram.

Merkuri sendiri merupakan bahan berbahaya dan beracun yang memiliki dampak kesehatan seperti terjadi kerusakan sistem saraf pusat, ginjal, paru-paru, khususnya dampak terhadap janin berupa kelumpuhan otak, gangguan ginjal, sistem saraf, menurunnya kecerdasan, cacat mental serta kebutaan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:38 WIB

Kemenkes Disebut Cuek soal Zat Berbahaya Terkait Kebocoran Minyak Pertamina

Kemenkes Disebut Cuek soal Zat Berbahaya Terkait Kebocoran Minyak Pertamina

News | Senin, 29 Juli 2019 | 21:21 WIB

Susun Rencana Strategis Turunkan Stunting, Ini Langkah Kemenkes

Susun Rencana Strategis Turunkan Stunting, Ini Langkah Kemenkes

Health | Senin, 29 Juli 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×