Ternyata, ASI Berfungsi Seperti Penunjuk Waktu Bagi Bayi

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 08 Agustus 2019 | 16:00 WIB
Ternyata, ASI Berfungsi Seperti Penunjuk Waktu Bagi Bayi
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Kata siapa bayi tidak mengenal waktu dan tidak bisa membedakan siang dan malam? Mereka bisa, kok, membedakan aiang dan malam. Bagaimana caranya? Ternyata, mereka bisa mengetahui perbedaan waktu lewat ASI atau air susu ibu.

Ya, ASI lebih dari sekadar makanan. ASI juga menyediakan informasi sehari-hari untuk bayi, karena komposisi ASI berubah sepanjang hari. Pada pagi hari, misalnya, ASI akan mengandung zat berenergi sebagai bekal bayi memulai hari. Di malam hari, ASI akan mengeluarkan zat yang menenangkan.

Para peneliti percaya "chrononutrition" ini dapat membantu program biologis sirkadian bayi, sebagai pencatat waktu internal yang memungkinkan bayi untuk membedakan siang dan malam.

Namun, apa yang terjadi ketika bayi minum susu yang tidak langsung berasal dari payudara, tetapi ASI perah yang dipompa pada waktu yang berbeda dan disimpan sebelum menyusui? Para ahli belum melihat efek hal tersebut pada perkembangan bayi, namun yang jelas memiliki implikasi.

Nah, untuk mengetahui hubungan antara ASI dengan jam sirkadian bayi, berikut penjelasan para ahli, dilansir dari Neuro Science News.

Jam tubuh sepanjang hari
Jam tidur, makan, dan energi semuanya menunjukkan ritme sirkadian, yang berarti mereka mengikuti siklus harian. Seperti yang diketahui orangtua mana pun, bayi tidak dilahirkan dengan ritme teratur.

Sebaliknya, perasaan siang dan malam mereka berkembang selama minggu-minggu maupun bulan-bulan pertama kehidupan mereka, berkat isyarat seperti sinar matahari dan kegelapan saat malam.

Setiap bayi bervariasi
Beberapa bayi menunjukkan jam sirkadian yang dapat diprediksi terkait dengan hormon kewaspadaan, waktu tidur, dan nafsu makan. Tapi, ada juga bayi yang tampaknya memiliki ritme harian terbalik selama berbulan-bulan, misalnya tidur sepanjang hari saat siang dan mengajak bermain di malam hari.

Keterlambatan pengembangan biologis sirkadian dapat meningkatkan risiko kolik dan menyebabkan masalah pertumbuhan maupun pemberian makan. Inilah yang menjelaskan, mengapa ada bayi yang tidur sepanjang malam, sedangkan yang lain berjuang untuk begadang karena jam tidur mereka tidak sesuai jadwal.

baca juga

Aliran ASI
ASI berubah secara dramatis sepanjang hari. Sebagai contoh, kadar kortisol atau hormon yang meningkatkan kewaspadaan, tiga kali lebih tinggi pada pagi hari dibandingkan pada malam hari. Sedangkan kelatonin, yang mempromosikan tidur dan pencernaan, hampir tidak dapat dideteksi di dalam ASI yang dikeluarkan pada siang hari, tetapi kadarnya justru meningkat pada malam hari dan memuncak sekitar tengah malam.

ASI malam juga mengandung kadar blok pembangun DNA tertentu yang membantu meningkatkan tidur yang sehat. ASI siang, sebaliknya, memiliki lebih banyak asam amino penambah aktivitas daripada ASI malam hari. Zat besi dalam ASI memuncak pada siang hari; dan vitamin E memuncak pada malam hari. Mineral seperti magnesium, seng, kalium dan natrium semuanya tertinggi di pagi hari.

Sangat masuk akal bahwa kronosignal dalam ASI akan membantu membentuk biologi sirkadian mereka. Karenanya, perbedaan dalam pola pemberian ASI dapat membantu menjelaskan mengapa ada perbedaan dalam ritme sirkadian harian dari satu bayi ke bayi lainnya.

Pesan yang salah dalam susu?
Dulu, ASI hanya dapat dikonsumsi langsung dari payudara. Sekarang, dengan munculnya pompa payudara dan proses penyimpanan di lemari es, itu tidak lagi menjadi masalah. Menurut survei 2005-2007, lebih dari 85 persen ibu menyusui di Amerika Serikat (AS) memompa ASI mereka.

Apa yang terjadi ketika bayi minum susu malam di pagi hari, atau susu pagi di sore hari? Para ahli mengungkap mereka tidak tahu secara pasti.

Memberikan bayi botol yang berisi ASI pagi saat malam hari, dengan kortisolnya yang tinggi dan melatonin yang rendah, mungkin membuat bayi akan lebih segar di malam hari dan mengantuk di pagi hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung ASI Eksklusif, Ini 5 Perlengkapan ASI untuk Para Ibu Bekerja

Dukung ASI Eksklusif, Ini 5 Perlengkapan ASI untuk Para Ibu Bekerja

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2019 | 10:20 WIB

Nina Zatulini Punya Trik Atasi Anak yang Alami Bingung Puting saat Menyusui

Nina Zatulini Punya Trik Atasi Anak yang Alami Bingung Puting saat Menyusui

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:08 WIB

Jika Anak Sakit, ASI Ternyata Beri Tanda dengan Perubahan Warna

Jika Anak Sakit, ASI Ternyata Beri Tanda dengan Perubahan Warna

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×