Jika kronosignal dalam ASI benar-benar membantu mengkalibrasi biologis sirkadian bayi, maka bayi yang minum ASI yang tertukar ini mungkin lebih banyak memgalami kesulitan tidur, pencernaan, dan perkembangan.
Sebenarnya, untuk mengatasinya cukup mudah, Ibu-ibu dapat memberi label ASI mereka dengan waktu mereka memompa dan mengoordinasikan pemberian ASI sesuai dengan dengan jam memompa mereka. Misalnya ASI pagi, untuk pagi hari, ASI siang untuk siang hari begitu pun saat malam.
Jika ini juga menjadi praktik standar di unit perawatan intensif neonatal, para ahli yakin akan ada ribuan bayi yang dapat memperoleh manfaat dari ASI yang disajikan tepat waktu. Tentunya ini berpotensi membantu mereka mengatur ritme sirkadian dengan lebih baik.
Banyak NICU telah mengadopsi praktik yang dirancang untuk mengatur biologis sirkadian bayi dengan lebih baik, seperti meredupkan lampu di malam hari, sehingga pemberian ASI yang diberikan sesuai waktu dia dipompa akan menjadi langkah yang mendukung. Demikian pula, bank-bank susu yang menerima ASI donor dapat memilah-milah ASI berdasarkan waktu.