Optimis Kurangi Impor, Menkes Apresiasi Produsen Obat Kanker Lokal

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 05:16 WIB
Optimis Kurangi Impor, Menkes Apresiasi Produsen Obat Kanker Lokal
Menkes Nila Moeloek pada groundbreaking PT Brightgene Biomedical Indonesia (Foto: Biro Komunikasi Kemenkes RI)

Suara.com - Risau dengan bahan baku obat kanker yang terus-terusan mengimpor di saat angka pengidap kanker yang terus meningkat, Menteri Kesehatan Nila Moeloek sampaikan apresiasi kepada PT Brightgene Biomedical Indonesia yang memproduksi bahan baku obat kanker.

"Tetapi sayangnya beberapa obat kanker dan hepatitis yang ada pada saat ini masih merupakan obat impor,” ungkap Menteri Nila dalam sambutannya di lokasi pabrik di Karawang Barat, Jawa Barat, Kamis, (8/8/2019)

Berdasarkan data Riskesdas 2018, didapat angka pengidap kanker meningkat dari 1,4 per mil di 2013 menjadi 1,8 per mil di 2018. Sama halnya dengan angka hepatitis yang juga naik dari 0,2 persen pada 2013 menjadi 0,4 persen pada 2018.

Groundbreaking PT Brightgene Biomedical Indonesia. (Foto: Biro Komunikasi Kemenkes RI)
Groundbreaking PT Brightgene Biomedical Indonesia. (Foto: Biro Komunikasi Kemenkes RI)

Peningkatan angka untuk kanker dani hepatitis ini seolah tidak sejalan dengan pasokan obat dalam negeri yang masih selalu mengimpor antivirus hepatitis B dan obat kanker.

“Kita bersyukur bahwa investasi industri farmasi terus meningkat dari tahun ke tahun, dalam kurun waktu 3 tahun setelah Inpres diterbitkan,” lanjut Menkes.

Langkah ini tentu saja sejalan dengan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

Sedangkan Peraturan Menteri Kesehatan No.17 Tahun 2017 terkait Rencana Aksi Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan akan jadi acuan untuk setiap elemen di pemerintahan dan sektor swasta untuk mengembangkan industri bahan baku obat dan mengurangi impor.

Di saat bersamaan, beberapa industri luar negeri Belanda, Jerman, Korea Selatan, Cina, dan India rencananya akan diajak bekerja sama dengan industri farmasi untuk memproduksi obat. Di sinilah kemudian terbentuk transfer teknologi dan diharapkan ke depan dapat menjadi bidang usaha yang menjanjikan.

"Saya berharap agar PT BrightGene Biomedical Indonesia dapat terus berinovasi untuk menghasilkan bahan baku obat lain yang dapat digunakan untuk produk kesehatan dengan tetap memerhatikan pemenuhan standar mutu dan juga berkiprah di pasar global,” tutup Menkes.

Hingga kini, setidaknya sudah tercatat sebanyak 10 pabrik farmasi yang terus mengalami perkembangan, baik dari sisi kimia, biosmiliar, dan alami. Targetnya 2021 nanti Indonesia optimis turunkan sebanyak 15 persen obat impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Menkes untuk Para Ibu : Tak Perlu Tambah Garam Gula dalam MPASI

Peringatan Menkes untuk Para Ibu : Tak Perlu Tambah Garam Gula dalam MPASI

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 14:50 WIB

Nila Moeloek Siap Tegur Kantor yang Tak Punya Ruangan untuk Ibu Menyusui

Nila Moeloek Siap Tegur Kantor yang Tak Punya Ruangan untuk Ibu Menyusui

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:26 WIB

Sambut Idul Adha, Menkes : Ingat Makan Daging Kambing Jangan Kalap

Sambut Idul Adha, Menkes : Ingat Makan Daging Kambing Jangan Kalap

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB