Agar Tidak Bahayakan Anak, Ini Imbauan KPPPA Soal Hewan Kurban Idul Adha

Ririn Indriani, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 13:32 WIB
Agar Tidak Bahayakan Anak, Ini Imbauan KPPPA Soal Hewan Kurban Idul Adha
Ilustrasi hewan kurban untuk Idul Adha.

Suara.com - Agar Tidak Bahayakan Anak, Ini Imbauan KPPPA Soal Hewan Kurban Idul Adha

Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha biasanya sapi, kambing dan hewan kurban lainnya mulai berdatangan di sekitar area komplek, tempat penampungan yang akan dijadikan lokasi penyembelihan.

Melihat itu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA atau KPPPA) memberikan imbauan agar lokasi penampungan hewan kurban jauh dari rumah penduduk, seperti lapangan.

"Untuk hewan korban itu mesti jauh dari rumah penduduk, karena baunya itu, kalau misalnya ada musala atau mesjid dekat rumah penduduk, cari lapangan yang jauh," ujar Hendra Jamal's, Asisten Deputi Hak Anak, Kesehatan dan Kesejahteraan Kemen PPPA kepada Suara.com di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019)

Hal ini sangat penting untuk dilakukan mengingat anak-anak kerap bermain dengan hewan kurban, baik sekadar melihat atau memberi makanan rumput.

Hendra Jamal's, Asisten Deputi Hak Anak, Kesehatan dan Kesejahteraan Kemen PPPA, di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Hendra Jamal's, Asisten Deputi Hak Anak, Kesehatan dan Kesejahteraan Kemen PPPA, di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Karenanya, salah satu SOP yang harus dilakukan panitia kurban ialah merekrut petugas penjaga yang mengawasi anak yang bermain dengan hewan kurban. Meski tidak ada patokan harus berapa petugas yang berjaga.

"Dalam satu lokasi penyembelihan harus ada SOP-nya, untuk tempat penampungan bisa dijaga, jadi ada petugasnya," tuturnya.

Polemik lainnya kata Hendra, saat hewan kurban dipotong biasanya akan 'berjubel dan menarik massa untuk menonton, khususnya anak-anak. Padahal cukup berbahaya jika anak melihat dari dekat dikhawatirkan hewan mengamuk.

Kemudian Hendra pun mengimbau kepada panitia agar membatasi penonton pemotongan hewan dari dekat, seperti hanya pengurban dan panitia saja.

baca juga

"Pengurban saja yang bisa masuk, apalagi (jangan) anak kecil. Yang kurban itu sebetulnya untuk keluarga aja walaupun 10 orang tetap namanya Hendra dengan keluarga, satu sapi satu orang, kecuali satu sapi dengan 7 orang patungan, berarti ketujuh-tujuhnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 4 Cara Akali Kolesterol Tinggi saat Makan Daging Kalap di Idul Adha

Ini 4 Cara Akali Kolesterol Tinggi saat Makan Daging Kalap di Idul Adha

Health | Minggu, 11 Agustus 2019 | 09:15 WIB

Jelang Idul Adha: Jangan Campurkan Daging Mentah dengan Makanan Lain!

Jelang Idul Adha: Jangan Campurkan Daging Mentah dengan Makanan Lain!

Health | Kamis, 08 Agustus 2019 | 17:55 WIB

Sambut Idul Adha, Menkes : Ingat Makan Daging Kambing Jangan Kalap

Sambut Idul Adha, Menkes : Ingat Makan Daging Kambing Jangan Kalap

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Kopdes Rencana Dibangun di Taman Poltek Rumbai, Anggota DPRD Pekanbaru Protes

Kopdes Rencana Dibangun di Taman Poltek Rumbai, Anggota DPRD Pekanbaru Protes

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 16:19 WIB

Kolektor Pengetahuan yang Tak Pernah Belajar: Ironi di Balik Fitur 'Simpan'

Kolektor Pengetahuan yang Tak Pernah Belajar: Ironi di Balik Fitur 'Simpan'

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:18 WIB

Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok

Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 16:16 WIB

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 16:15 WIB

Diskon Rp100.000 di Sushi Tei Berlaku Nasional, Khusus Nasabah BRI

Diskon Rp100.000 di Sushi Tei Berlaku Nasional, Khusus Nasabah BRI

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 16:13 WIB

BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up

BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 16:12 WIB

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:10 WIB

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:09 WIB

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:08 WIB

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

×